Tanggapan Pemkot Malang dan Yayasan, Atas Kekosongan Poltekom

Reporter : iwan Irawan

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui usai mengikuti rapat paripurna di DPRD, Rabu (22/11/2023). (foto : Iwan Irawan/KLIKJATIM)

KLIKJATIM.Com | Malang –  Terkait polemik dan kekosongan aktifitas di Politeknik Kota Malang (Poltekom). Berlangsung Setahun lebih, hingga viral di media massa dan media sosial (medsos). Ditanggapi Pemkot Malang dan Yayasan Poltekom.

Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyatakan akan segera turun tangan. Manakala pihak yayasan dan manajemen kampus tidak segera menyelesaikannya.

“lSejauh ini kami menilai itu urusan internal kampus. Biar diselesaikan secara internal. Akan tetapi, ketika urusan internal tersebut tidak segera dituntaskannya. Kami yang akan turun tangan,” tegas Pj Wali Kota, Wahyu Hidayat, saat ditemui di paripurna DPRD, Rabu (22/11/2023).

Terkait Poltekom, kata Pj, belum ngeh (paham). Sewaktu mendatangi acara giat Dalang Cilik, di Museum Pendidikan. Ternyata telah terjadi polemik di Poltekom.

“Kami sempat melihat ada tampilan poster atau spanduk terpampang di depan pintu masuk. Tapi waktu itu kurang paham, ternyata terkait Poltekom,” terang dia.

Terpisah, Ketua Yayasan Poltekom Malang, Jel Nur Wahyudi membeberkannya, dalam waktu dekat akan segera ada Direktur Poltekom yang baru. Saat ini masih berproses, dan mesti mendapatkan persetujuan dari Dewan Pembina Poltekom.

“Mengenai informasi yang beredar di media massa, Yayasan Poltekom telah support banyak kepada direksinya. Hanya saja, pihak direksi belum mengimbangi apa yang menjadi kewajiban dan tanggungjawabnya,” beber Jel, sapaan Ketua Yayasan Poltekom.

Salah satu contohnya, Jel menyebutkan, terkait peningkatan jumlah rekrutmen mahasiswa pada 2021 dan 2022. Bukan mendapatkan pendaftaran mahasiswa baru lebih banyak lagi. Faktanya kian menurun capaiannya.

“Belum lagi, laporan keuangannya yang menjadi pertanggungjawabannya. Sejauh ini kami masih belum menerima laporannya, baik secara lisan atau tertulis. Menjadikan pengajuan permohonan anggaran selanjutnya, kami belum bisa mengabulkannya,” ungkap Jel kepada KLIKJATIM.Com, Rabu (22/11/2023).

Jel pun menandaskan, pihak yayasan ke depannya menaruh harapan besar kepada direktur yang baru. Karena pihaknya telah melakukan fit and proper test serta direktur ini berkomitmen menjalankan apa yang ditargetkannya oleh yayasan.

“Komitmen dan target tersebut, menjadi harapan besar kami. Termasuk, komitmen dan targetnya mengembangkan Poltekom lebih maju berkembang. Kami pun bertekad akan support penuh kepada direktur yang baru ini. Jika bisa membuktikannya komitmen dan targetnya itu,” tandasnya.

Perihal dengan mahasiswa, lanjut Jel, yayasan telah bertemu dengan mereka (mahasiswa) sudah dua kali. Berlangsung di rumahnya sendiri, dan berlangsung di salah satu tempat lainnya.

“Pertemuan kami disaksikan dua pengurus yayasan lainnya. Ditambah satu lagi seorang bapak-bapak. Mereka (mahasiswa) pun telah memahaminya, apa yang kami sampaikan. Karena kami akan berproses pada pergantian direktur baru, untuk keberlangsungan Poltekom,” pungkasnya. (ris)