Stok Beras Di Bulog Bojonegoro Masih Aman Hingga Akhir Tahun

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Pimpinan Cabang Perum Bulog Bojonegoro Sugeng Hardono (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Stok beras di gudang Bulog Bojonegoro terbilang aman hingga akhir tahun. Hingga saat ini stok beras di gudang Bulog Bojonegoro mencapai 4500 ton. Jumlah itu terus bertambah dan dipastikan cukup untuk kebutuhan masyarakat di wilayah kerja hingga akhir tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Cabang Perum Bulog Bojonegoro Sugeng Hardono. “Kami berpesan kepada masyarakat agar tidak panik buying, stok beras masih cukup untuk mengcover kebutuhan hingga akhir tahun,” katanya kepada klikjatim.com.

Ia mengatakan, untuk harga beras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro terpantau masih belum ada tanda-tanda penurunan. Saat ini harga beras kualitas medium berkisar Rp13.500 perkilogram. 

Mengatasi hal itu Perum Bulog Bojonegoro terus gelontorkan beras progam stabilisasi pasokan dan harga pasar (SPHP) ke sejumlah kios/ritel dan bantuan Pangan kepada masyarakat di wilayah kerja meliputi Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan.

Menurutnya, kenaikan harga beras, dipicu karena ada gejolak pasar dimana permintaan beras tetap sementara pasokan yang turun. Sehingga memicu kenaikan harga.

“Memang kondisi saat ini harga beras di pasaran masih relatif tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET). Langkah-langkah dari kami (Bulog) terus mengupayakan untuk menurunkan harga melalui program stabilisasi pasokan dan harga pasar (SPHP) ke pengecer yang ada di pasar. Hingga saat ini ada 38 pasar di wilayah kerja kami yang terus kita distribusikan,” tambahnya.

Selain progam SPHP, lanjut Sugeng pihaknya juga telah menyalurkan Bantuan Pangan (Bangpang) berupa beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah kerja. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan instansi lainnya untuk melaksanakan operasi pasar dan bantuan pangan murah lainnya. 

“Hingga saat ini realisasi penyaluran progam SPHP ini mulai Januari hingga September sudah mencapai 3500 ton beras. Sementara untuk bantuan pangan tahap 1 juga telah kita salurkan, ini lanjut tahap 2 di bulan ini, kita siapkan Rp9.296.520 kg untuk bangpang ini,” Bebernya.

“Dengan upaya-upaya tersebut dapat menekan gejolak harga di pasaran serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan beras Bulog dengan harga murah dan berkualitas,” harapnya. (qom)