klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Sungai-sungai di Banyuwangi Bersih dan Penuh Ikan, Ini Kuncinya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meninjau salah satu sungai yang dipenuhi ikan-ikan. (Apriliana Devitasari/Klikjatim.com)
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meninjau salah satu sungai yang dipenuhi ikan-ikan. (Apriliana Devitasari/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Banyuwangi - Dinas Perikanan Banyuwangi terus menggalakkan program Tebar Ikan Terkendali (Barkanli) di sungai-sungai. Program tersebut berhasil mengubah kawasan di sekitar sungai terlihat lebih bersih.

[irp]

Salah satu wilayah yang menerapkan program ini adalah kawasan Kali Seng, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi. Kali atau Sungai yang membelah wilayah pemukiman di kawasan tersebut dipenuhi oleh ratusan Ikan Nila. Dengan adanya ratusan ikan beraneka warna di sungai ini membuat warga segan untuk membuang sampah di sungai.

Bupati Abdullah Azwar Anas berkesempatan mengunjungi kawasan Kali Seng untuk melihat kebersihan lingkungan di sana. Sebelumnya Anas juga mengunjungi program serupa di Lingkungan Pondakan, Kelurahan Sumberejo, Banyuwangi dan di Lingkungan Manggisan, Banyuwangi. Warga memanfaatkan sungai yang ada di pemukimannya menjadi tempat pembudidayaan ikan.

"Ide semacam ini sangat bagus, hal ini membuat warga sekitar menjadi sungkan saat membuang sampah di sungai. Cara unik ini berhasil menyulap sungai kumuh menjadi lokasi yang menarik," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. 

Warga pun menjelaskan kepada Bupati Anas bahwa hampir setiap akhir pekan warga di sekitar sungai makan ikan bareng-bareng di sekitar situ. Ada yang dibakar, ada pula yang digoreng.

"Kami sering kok makan ramai-ramai di sekitar sini. Ikan yang sudah besar-besar, biasanya kami ambil untuk dikonsumsi ramai-ramai," ujar salah seorang warga.

Kepala Dinas Perikanan, Hari Cahyo Purnomo, menuturkan potensi perikanan budidaya di kawasan ini merupakan salah satu upaya restocking terhadap potensi perikanan Banyuwangi. 

“Ini adalah upaya restocking, agar persediaan ikan di Banyuwangi aman. Sebelumnya Banyuwangi sudah punya gerakan Masyarakat Pangan Mina Lestari (Gema Pamili) menuju eko wisata. Kami ingin terus kembangkan di semua sektor, baik di perikanan laut, pantai maupun darat. Sungai yang berda di kawasan permukiman, menjadi target utama kami,” imbuhnya.

Hari menjelaskan saat ini ada belasan sungai yang menjadi sasaran program. “Kami tebar ribuan bibit ikan nila dan tombro di sepanjang sungai. Selain menjaga kebersihan sungai, juga untuk meningkatkan konsumsi di kalangan warga,” pungkas Hari. (bro)

Editor :