KLIKJATIM.Com I Banyuwangi - Dinas Perikanan Banyuwangi terus menggalakkan program Tebar Ikan Terkendali (Barkanli) di sungai-sungai. Program tersebut berhasil mengubah kawasan di sekitar sungai terlihat lebih bersih.
[irp]
Salah satu wilayah yang menerapkan program ini adalah kawasan Kali Seng, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi. Kali atau Sungai yang membelah wilayah pemukiman di kawasan tersebut dipenuhi oleh ratusan Ikan Nila. Dengan adanya ratusan ikan beraneka warna di sungai ini membuat warga segan untuk membuang sampah di sungai.
Bupati Abdullah Azwar Anas berkesempatan mengunjungi kawasan Kali Seng untuk melihat kebersihan lingkungan di sana. Sebelumnya Anas juga mengunjungi program serupa di Lingkungan Pondakan, Kelurahan Sumberejo, Banyuwangi dan di Lingkungan Manggisan, Banyuwangi. Warga memanfaatkan sungai yang ada di pemukimannya menjadi tempat pembudidayaan ikan.
"Ide semacam ini sangat bagus, hal ini membuat warga sekitar menjadi sungkan saat membuang sampah di sungai. Cara unik ini berhasil menyulap sungai kumuh menjadi lokasi yang menarik," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
Warga pun menjelaskan kepada Bupati Anas bahwa hampir setiap akhir pekan warga di sekitar sungai makan ikan bareng-bareng di sekitar situ. Ada yang dibakar, ada pula yang digoreng.
"Kami sering kok makan ramai-ramai di sekitar sini. Ikan yang sudah besar-besar, biasanya kami ambil untuk dikonsumsi ramai-ramai," ujar salah seorang warga.
Kepala Dinas Perikanan, Hari Cahyo Purnomo, menuturkan potensi perikanan budidaya di kawasan ini merupakan salah satu upaya restocking terhadap potensi perikanan Banyuwangi.
“Ini adalah upaya restocking, agar persediaan ikan di Banyuwangi aman. Sebelumnya Banyuwangi sudah punya gerakan Masyarakat Pangan Mina Lestari (Gema Pamili) menuju eko wisata. Kami ingin terus kembangkan di semua sektor, baik di perikanan laut, pantai maupun darat. Sungai yang berda di kawasan permukiman, menjadi target utama kami,” imbuhnya.
Hari menjelaskan saat ini ada belasan sungai yang menjadi sasaran program. “Kami tebar ribuan bibit ikan nila dan tombro di sepanjang sungai. Selain menjaga kebersihan sungai, juga untuk meningkatkan konsumsi di kalangan warga,” pungkas Hari. (bro)
Editor : Apriliana Devitasari
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …
Hadiri Muktamar NU ke-35, Prabowo Ungkap Cara Jadi Bangsa Terhormat Harus Adil dan Makmur
Prabowo saat menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang,…