KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Pelaksanaan kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) menyasar 17 kabupaten/kota di Jatim terdampak pandemi covid-19 yang rawan pangan dan stunting.
[irp]
Ketua Forikan Jatim Arumi Emil Dardak mengatakan, kampanye ini terus diperluas untuk meningkatkan angka konsumsi ikan masyarakat dan bisa membentuk pola konsumsi yang beragam serta bergizi seimbang dan aman.
"Apalagi di tengah pandemi ini kita semua disarankan untuk dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang sehingga imunitas kita dapat terjaga," kata Arumi di Kantor Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Selasa (3/11/2020).
Arumi menjelaskan, khusus lansia, kondisi pencernaan memang sudah tidak sekuat saat masih muda. Sehingga, disarankan agar mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna namun tetap mengandung gizi dan vitamin yang baik.
"Dan ikan merupakan sumber protein yang paling mudah diserap oleh tubuh anak-anak dan lansia," jelas Arumi yang juga Ketua Dekranasda Jatim tersebut.
Sedangkan untuk ibu hamil dan menyusui, lanjut Arumi, kandungan vitamin dan gizi dalam ikan sangat baik bagi pertumbuhan janin. "Apalagi kandungan omega 3 dalam ikan sangat baik bagi pertumbuhan otak anak," ujarnya.
Sementara Ketua Forikan Kota Probolinggo Aminah Zainal Abidin mengatakan, kampanye Gemarikan ini diharapkan bisa menggugah kesadaran masyarakat Probolinggo tentang pentingnya makan ikan.
“Kami berharap Kampanye Gemarikan ini bukan hanya slogan, tapi juga program nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Sekaligus, bisa mengenalkan jenis masakan serta mengajak masyarakat menggemari makanan ikan apalagi Probolinggo memiliki potensi perikanan yang besar,” pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi