klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bupati Sampang Lepas 618 CJH: Kami Minta Solidaritas Yang Kuat

avatar fadil
  • URL berhasil dicopy
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat melepas calon jamaah haji di Pendopo Trunojoyo. (Fadil/Klikjatim.com)
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat melepas calon jamaah haji di Pendopo Trunojoyo. (Fadil/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sampang - Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti halaman Pendopo Trunojoyo saat Pemerintah Kabupaten Sampang resmi melepas keberangkatan 618 calon jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 67 dan 68 tahun 1447 H/2026 M.


Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, jajaran Forkopimda, serta tokoh agama setempat guna memberikan penghormatan terakhir sebelum para jemaah bertolak menuju Asrama Haji Sukolilo dan kemudian terbang ke Arab Saudi.


Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, menyatakan bahwa momen pemberangkatan ini merupakan penantian panjang bagi para jemaah yang telah bersabar menunggu giliran selama bertahun-tahun.


Ia menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh proses koordinasi logistik dan keamanan berjalan lancar demi kenyamanan para tamu Allah asal Kabupaten Sampang tersebut.


"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sampang mengucapkan selamat jalan kepada seluruh jemaah, titip doa untuk kemajuan daerah kita di tanah suci nanti, dan tetaplah fokus pada ibadah agar menjadi haji yang mabrur," tegasnya, Jumat (8/5/2026).


Bupati Sampang memberikan penekanan khusus terkait tantangan cuaca ekstrem yang sedang terjadi di Arab Saudi, sehingga para jemaah diminta untuk tidak memaksakan diri dalam beraktivitas di luar rangkaian rukun haji. Bahkan ia mengingatkan bahwa kesehatan fisik adalah modal utama agar seluruh tahapan ibadah, mulai dari wukuf hingga tawaf, dapat dijalankan dengan sempurna tanpa kendala yang berarti.


"Kami sangat berharap Bapak dan Ibu sekalian bisa menjaga stamina dan rutin mengonsumsi air putih serta vitamin, mengingat suhu di sana sangat berbeda dengan di tanah air, jadi tolong ikuti instruksi tim medis," harapnya.


Selain perihal kesehatan, H. Slamet Junaidi juga menyoroti pentingnya menjaga solidaritas dan kekompakan antar sesama jemaah asal Sampang selama berada di negeri orang. Beliau ingin agar jemaah yang lebih muda dan kuat memiliki inisiatif untuk membantu jemaah lansia, sehingga tercipta rasa kekeluargaan yang erat yang dapat meringankan beban selama menunaikan ibadah haji.


"Jaga nama baik Kabupaten Sampang dan tunjukkan bahwa masyarakat kita adalah pribadi yang santun, tertib, dan memiliki toleransi yang tinggi terhadap sesama jemaah dari berbagai belahan dunia," pintanya.


Prosesi pemberangkatan diakhiri dengan penyerahan bendera pataka secara simbolis dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat sebelum iring-iringan bus mulai meninggalkan area pendopo.


Isak tangis bahagia dari keluarga yang mengantar pecah saat armada bus perlahan bergerak, menandai dimulainya perjalanan spiritual suci bagi ratusan warga Sampang menuju Baitullah.

Editor :