KLIKJATIM.Com | Tuban—Jagad sosial media Tuban diramaikan dengan balapan dua truk balapan di Pantai Cemara di Kecamatan Jenu. Video tersebut diunggah di channel Youtube Info Tuban berdurasi 30 detik pada 28 Oktober.
[irp]
Video itu memperlihatkan dua truk berjalan kencang saling berbalapan. Satu truk dengan bak terbuka dinaiki sejumlah orang. telah dilihat sebanyak 3.579 kali dan mendapat sejumlah komentar.
Sementara satu truk lagi dengan bak terpal juga dinaiki sejumlah orang di kepala truk. Tiba-tiba truk dengan bak terbuka oleng lalu terguling. Orang-orang di atas bak truk langsung berhamburan.
Cipto (40), salah satu pengunjung pantai cemara membenarkan adanya kejadian itu. Kejadian dua truk kebut-kebutan di bibir pantai Cemara Tuban itu terjadi pada Minggu (25/10) siang.
"Iya, itu kejadian hari Minggu kemarin. Kebetulan pas saya main di Pantai Cemara bareng anak istri. Kejadian itu siang," ujar Cipto kepada wartawan di Tuban, Rabu (28/10/2020)
Ditambahkan Cipto, balapan dua truk tersebut sempat jadi tontonan pengunjung hingga banyak yang bersorak-sorai. Terlebih saat salah satu truk terguling.
"Jadi tontonan mendadak kemarin itu. Banyak yang teriak-teriak dan tepuk tangan. Truk itu sempat bolak-balik berjalan di pantai pada waktu itu. Padahal banyak anak-anak dan orang tua yang rekreasi pada main air dan naik motor-motoran di pantai," tandas Cipto.
Sementara itu, aksi ugal-ugalan truk di pantai cemara itu kini tengah diselidiki polisi. Meski tidak ada korban dalam insiden ugal-ugalan dua truk itu, namun polisi akan mengusut kejadian tersebut agar tidak terulang kembali di kemudian hari.
"Setelah viral, anggota langsung ke lokasi kemarin itu. Langsung kita tertibkan dan lakukan penutupan pintu lokasi pantai dengan pasang garis polisi," ujar Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono.
Sementara itu, pasca kejadian pihak pengelola dan muspika Jenu dan Pemdes juga telah melakukan rapat koordinasi terkait penggunaan dan ketertiban umum di lokasi wisata Pantai Cemara yang berlangsung di kantor kecamatan setempat. (hen)
Editor : M Nur Afifullah