KLIKJATIM.Com | Gresik - Puluhan pengurus DPC Assosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Gresik gelar rapat kerja (Raker) pertama di salah satu restoran Jalan Raya Gresik, Banjarsari, Cerme, Gresik. Minggu (18/10/2020).
[irp]
Pada raker perdananaya ABPEDNAS membawa tema 'Meningkatkan Harkat dan Martabat BPD Menuju Desa Sejahtera'.
Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Gresik HR Hendry mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan program kerja jangkah pendek, menengah, dan jangkah panjang.
"Untuk program jangka pendeknya, wewenang dan fungsi pengurus akan digalakkan di Desa untuk bersinergi dengan pemerintahan desa (Pemdes)," ungkapnya.
Dikatakan Hendry, ada 53 pengurus yang sudah terbagi tugas dan fungsinya dengan motto 'Menata Kota Membangun Desa untuk Kota Santri Tercinta.
"53 itu rinciannya, 7 orang pengurus harian, ada 28 pengurus bidang, dan 18 Korcam. Kami juga menerima apresiasi dari pusat. Sebab, kegiatan raker ini bersamaan zoom meeting bersama pengurus Nasional," jelasnya.
Kedepan, Hendry berharap ABPEDNAS Kabupaten Gresik menjadi organisasi terencana, terukur dan terstruktur.
"Kami juga telah membuat program membangun desa dengan merekomendasikan kepada pemerintah Kabupaten Gresik untuk pengusaha lokal bisa berkontribusi pembangunan desa. Sebagaimana yang ada di Permendes No 13 tahun 2020. Regulasi mengangkat pengusaha desa untuk membangkitkan potensi di desanya," paparnya.
Sekjen ABPEDNAS Kabupaten Gresik Moch Subhan menambahkan, ada tiga komisi yang sudah disiapkan hasil raker pertama ini. Diantaranya, komisi satu berkaitan penyusunan program kerja, komisi dua penyusunan garis besar organisasi dan komisi tiga rekomendasi Penyusuan pedoman administrasi.
"Semoga ABPEDNAS ini menjadi organisasi yang terencana, dan bisa memberikan rekomendasi program pemerintahan daerah," imbuhnya.
Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gresik Malahatul Fardah mengapresiasi terlaksananya raker pertama oleh ABPEDNAS Kabupaten Gresik.
"Raker ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan di Gedung DPRD Gresik tanggal 29 Agustus lalu. Luar biasa, di Jatim ada 14 ABPEDNAS dari beberapa Kabupaten. Gresik menempati posisi ke dua setelah Kabupaten Kediri," sambungnya.
Warda panggilan akrabnya, berharap nanti ABPEDNAS bisa selaras dengan Pemdes. "Mulai pembangunan tata kelolah yang efektif, dan akuntabel, serta bisa dipertanggungjawabkan," pungkas dia.
Diketahui, Raker juga dihadiri oleh Ketua Umum DPD ABPEDNAS Provinsi Jatim Agus Budi S, Sekjen DPD ABPEDNAS Jatim Dwi Rahayu Ningsi, Bidang SDM dan Litbang DPD ABPEDNAS Jatim Utomo. (bro)
Editor : Redaksi
Jelang Muktamar NU ke-35, Gus Rozin Dorong NU Jadi Kekuatan Masyarakat Sipil
Menjelang Muktamar NU ke-35, KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin terus memperkuat komunikasi dengan jajaran Nahdlatul Ulama (NU) di berbagai daerah.…
Dukun Cabul di Gresik Pedayai Korban Saat Berobat
Satreskrim Polres Gresik mengungkap kasus tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di wilayah Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik.…
7,4 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan di Jember, Jawa Timur Catat 1.969 Penindakan
KLIKJATIM.Com | Jember – Sebanyak 7.425.928 batang rokok ilegal hasil penindakan Bea Cukai di wilayah Jember, Bondowoso, dan Situbondo dimusnahkan. Jumlah t…
OJK Kediri Dorong Budaya Menabung Pelajar Melalui Program KEJAR
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, mendorong budaya menabung sejak dini kepada pelajar dengan edukasi…
Khofifah Ajak Polri Hidupkan Semangat Perjuangan M. Jasin di Hari Juang Polri 2026
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menghidupkan s…
Dindik Jatim Gandeng HGI, Keterkaitan dengan Judi Online Jadi Sorotan
KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kerja sama Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur dengan Higgs Games Island (HGI) Research Centre dan BOKE Technology di bidang …