klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PKB Jatim Pastikan Pecat Kader Khianat di Pilkada

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim, Fauzan Fuadi.
Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim, Fauzan Fuadi.

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Sanksi keras bakal diberikan DPW PKB Jatim kepada kadernya yang membelot dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 di Jatim. Sanksi tersebut bisa berupa pemecatan.

 [irp]

Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi mengatakan, sanksi pemecatan itu sangat logis diberikan kepada kadernya yang tidak tegak lurus atas keputusan partai saat gelaran pilkada serentak kali ini. Sebab, kata Fauzan, PKB Jatim menargetkan kemenangan di setiap daerah yang melangsungkan pilkada.

“PKB Jatim ini merupakan miniature PKB secara nasional. Pilkada serentak di Jatim ini dipantau langsung oleh DPP PKB, jadi kami enggak main-main,” katanya, Kamis (15/10/2020).

Bahkan, lanjut Fauzan, DPP PKB memonitor langsung jalannya konsolidasi 19 daerah di Jatim yang menggelar pilkada. Targetnya, PKB harus menang dan meraih suara gemilang di daerah yang menggelar pilkada.

“Pak Cucun Ahmad Syamsurijal turun langsung ke Surabaya memantau, beliau memberikan suntikan moril, khususnya daerah yang menggelar pilkada,” jelas pria yang juga menjabat Ketua Fraksi DPRD Jatim ini.

Dari 19 daerah yang menggelar pilkada serentak di Jatim, PKB mengusung kader internalnya serta para perwakilan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi yang dekat dengan partai berlambang sembilan bintang ini.

Menariknya, dalam dinamika politik internal, beberapa kader PKB memilih keluar dari partai. Beberapa kader yang loncat ke partai lain disebabkan PKB tak mengusung kader tersebut sehingga mereka berlabuh ke partai lain.

"DPP tidak akan mentolelir oknum kader partai yang membelot. Sanksinya, pemberhentian secara tidak terhormat untuk kader yang berkhianat dari keputusan partai," tegasnya. (hen)

Editor :