KLIKJATIM.Com | Gresik - Dua hari libur tahun baru Hijriyah 1442, makam Sunan Giri atau Raden Paku di Gresik sangat ramai peziarah. Sayangnya, sebagian dari mereka yang berasal dari luar Gresik dilarang masuk area makam utama.
Seperti tampak tadi malam, Kamis (20/8/2020) malam ratusan peziarah datang sampai larut malam. Hanya saja area masuk ke makam dibatasi sampai pukul 21.00 WIB.
[irp]
"Sebelum 1 Muharrom, aktivitas makam sampai pukul 17.00 Wib. Dua hari sampai pukul 21.00 Wib dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19," kata Juru Kunci makam Azharul Fuad saat ditemui di makam Sunan Giri, Gresik. Jumat (21/8/2020).
Tidak hanya itu, peziarah wajib membawa identitas diri seperti, KTP, SIM, dan lainnya. Jika berasal dari luar daerah Gresik hanya diperbolehkan ziarah di area luar makam.
"Kalau dari luar Gresik di luar area makam utama. Kalau orang Gresik bisa masuk makam dengan aturan pembatasan jam. Mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Malam ini ada seribuan peziarah mulai pagi sampai malam," terang Fuad.
[irp]
Bagaimana jika peziarah datang melewati jam yang ditentukan, lanjut Fuad, maka ditempatkan di luar area makam. "Kalau lebih dari jam 9, tutup. Tinggal menunggu peziarah yang ada di dalam, dan mengeluarkan yang di dalam," urainya.
Dikatakan Fuad, aturan jam dan aktivitas semua dari Pemkab Gresik melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik.
"Pastinya taat protokol Covid-19 yang sudah berjalan sejak dibuka tanggal 5 Agustus 2020. Uji coba dua minggu, jika bisa mentaati protokol, insyallah akan dimudahkan," pungkas Fuad. (bro)
Editor : Redaksi