KLIKJATIM.Com | Blitar--Seorang anak dengan status orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) alias gila di Blitar mengamuk, Senin (3/8/2020). Bahkan, ibu kandungnya juga ditusuk.
Lantaran berstatus orang gila, akhirnya kasus ini langsung ditangani tiga pilar desa yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa. Kapolsek Sukorejo AKP Slamet mengatakan pihaknya menerima laporan adanya peristiwa di Jalan Mayang Selatan Kelurahan Sukorejo.
[irp]
"Kami datang ke lokasi untuk membantu mengamankan pelaku. Namun karena pelaku ODGJ, maka tidak ada penanganan hukum di Polsek Sukorejo," jawab Slamet dikonfirmasi wartawan, Senin (3/8/2020).
Informasi yang dihimpun detikcom dari keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, pelaku bernama Agung Sasmitaningtyas. Pria berusia 45 tahun ini tiba-tiba menusuk ibunya bernama Undayati (65) memakai sebilah pisau dapur.
Mendapat serangan mendadak itu, sang ibu berhasil menangkisnya dengan tangan kiri. Dan akibatnya, tangannya terluka cukup parah. Usai menyerang sang ibu, pelaku lari keluar rumah dan menyerang siapapun yang dijumpainya di jalan. Agus berhasil diringkus polisi kemudian dibawa ke shelter PMKS milik Dinsos Pemkot Blitar di Jalan Bakung Kota Blitar.
Pendamping Kesejahteraan Sosial Kecamatan (PKSK) Sukorejo, Nurhasim membenarkan jika Agung merupakan ODGJ. Agung menderita depresi sejak 2015 lalu karena ditinggal istrinya ke Kalimantan.
"Keterangan kakaknya yang tinggal satu rumah, pelaku sebelumnya nonton YouTube pembunuhan. Dia bilang ibunya, ayo buk kita praktikkan seperti film ini, lalu mengambil pisau di dapur dan langsung menyerang ibunya," terang Nurhasim seperti dilansir detikcom.
[irp]
Akibat serangan itu, sang ibu dilarikan ke RS Syuhada Haji. Lukanya sedalam 3 cm dengan panjang 15 cm sehingga harus dijahit. Sementara pelaku masih diamankan di shelter dinsos.
"Ini masih dibuatkan surat rujukan oleh puskesmas. Rencananya kami bawa ke RSJ Lawang," pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi
Bea Cukai Bandara Halim Jakarta Gagalkan Penyelundupan 190 Kg Emas Senilai Rp 502 Miliar
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggagalkan upaya penyelundupan emas seberat 190 kilogram senilai sekitar Rp502 miliar di Bandara Halim Perdanakusuma…
Tuban Darurat Pencurian Ternak, 8 Sapi Hilang dalam Hitungan Hari
alangan warga. Dalam kurun waktu sepekan terakhir, sedikitnya delapan ekor sapi dilaporkan hilang dari beberapa titik di Kecamatan Merakurak dan Jenu Tuban…
Lawan Ancaman El Nino, Kementan dan Pemkab Lamongan Masifkan Pompanisasi di Lahan Tadah Hujan
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Mitigasi dini menjadi kunci utama Kabupaten Lamongan dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman fenomena El Nino.…
PLN dan Kemendes PDT Jalin Kerja Sama, Dorong Pemanfaatan Listrik untuk Kemandirian Desa
KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT PLN (Persero) memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi desa mandiri melalui kolaborasi strategis bersama Kementerian D…
25 Tahun Belum Tuntas, Warga Graha Bunder Asri Gresik Desak Penyerahan PSU Segera Diselesaikan
KLIKJATIM.Com | Gresik – Warga Perumahan Graha Bunder Asri (GBA), Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, kembali mempertanyakan kejelasan p…
Groundbreaking Proyek Hilirisasi Tembaga dan Emas Dimulai di Gresik, Perkuat Industri Strategis Nasional
KLIKJATIM.Com | Gresik - MIND ID resmi memulai pembangunan proyek hilirisasi tembaga dan emas terintegrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kabupaten…