KLIKJATIM.Com | Ponorogo--Pembangunan Pasar Legi, Kabupaten Ponorogo terus dilakukan. Pasar ini nantinya bisa menampung 4.000 pedagang, selain itu konsep pembangunannya pasar juga dicanangkan ramah lingkungan.
Jumat (31/7/2020) anggota Komisi V DPR RI Hj. Sri Wahyuni bersama Bupati Ipong melakukan peninjauan lapangan pembangunan proyek Pasar Legi berlantai 4 senilai Rp 180 miliar bersumber pada APBN.
Peninjauan dilakukannya guna melihat pengerjaan pasar yang diperkirakan akan selesai pada bulan Desember 2020 mendatang. Dalam kunjungannya tersebut, Hj. Sri Wahyuni bersama Bupati Ipong dan beberapa OPD terkait juga menyempatkan untuk melihat beberapa ruas area pembangunan pasar legi.
[irp]
Bupati Ipong menjelaskan, pembangunan pasar legi ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah bersama pemerintah pusat. Karena pasca kebakaran yang melanda beberapa tahun silam, pasar sempat mangkrak dan tidak berfungsi.
Pada akhirnya, pemerintah daerah dibantu Komisi V DPR RI Hj. Sri Wahyuni mengajukan usulan ke Presiden dan di Kementerian Perdagangan serta Kementerian PUPR.
"Alhamdulillah pemerintah pusat mengalokasikan anggaran melalui APBN senilai 180 miliar dan dari APBD sekitar 4 persen senilai 10 miliar, yang nantinya untuk genset dan pendingin. Pedagang yang perlu ruangan pendingin tidak kesulitan," terang Bupati.
Seperti diketahui, pembangunan Pasar Legi sampai sekarang ini sudah hampir selesai. Nantinya bisa menampung baik pedagang Pasar Lanang, Pasar Stasiun bisa ikut berjualan di Pasar Legi karena daya tampungnya lebih besar dibanding yang lalu. Daya tampung keseluruhan mencapai 4.000 pedagang.
Untuk diketahui, nantinya Pasar Legi ini akan menjadi pasar yang besar, mewah, dan bisa dikatakan sebagai satu satunya pasar di Indonesia yang mempunyai konsep bangunan hijau atau ramah lingkungan. Bangunan Pasar Legi ini sangat luas sekali. Selain mempunyai masjid yang bisa menampung 500 jemaah, juga ada tempat tongkrongan.
"Mudah mudahan pada tahun 2021 bisa dioperasionalkan serta nantinya bisa menjadi icon dan pendorong ekonomi masyarakat Ponorogo," ujar Bupati.
[irp]
Sementara Hj. Sri Wahyuni mengapresiasi pembangunan Pasar Legi yang berjalan lancar, cepat, dan bagus selama hampir 5 bulanan ini. Meski di tengah pandemi Covid-19, pengerjannya tidak ada kendala. (hen)
"Dengan dibangunnya Pasar Legi ini, kita harapkan bisa mencakup segala semua kebutuhan masyarakat dan pedagang bisa berdagang dengan baik dan nyaman karena pasar dikonsep sangat modern," pungkas dia. (hen)
Editor : Redaksi
Perempuan Mabuk Pengemudi Outlander yang Tewaskan Pekerja Ditahan Polrestabes Surabaya
lisi memastikan ENR (32), pengemudi Mitsubishi Outlander yang terlibat kecelakaan maut di Surabaya, telah ditahan. ENR sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka…
Komplotan Perampok Pecah Kaca Lintas Negara Diamankan Polresta Banyuwangi
Polresta Banyuwangi melibatkan jaringan kepolisian internasional atau Interpol untuk membongkar komplotan pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang diduga…
Mekanik Tewas Tertimpa Konveyor Saat Kerja di Proyek Pemecah Batu Mojokerto
Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan fasilitas pemecah batu di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto…
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…