klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Korban Bunuh Diri Jembatan Sembayat Ditemukan Tewas Terapung

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pria yang bunuh diri di Jembatan Sembayat akhirnya ditemukan tim SAR BPBD Kabupaten Gresik, Sabtu (25/7/2020) pagi. Jasad Ahmad Farid (46) asal Desa Tanjung Widoro Mengare, Gresik ditemukan sekitar 200 meter dari tempat dia tercebur di Bengawan Solo.

[irp]

Korban yang meloncat diduga bunuh diri depresi sudah ditemukan sekitar pukul 11.30 Wib. "Ketemunya di baratnya jembatan tepatanya  di Daerah Nongkokerep bungah," kata Kepala BPBD Kabupaten Gresik Tarso Sagito melalui staf Hadi.

Adapun titik pencarian dari pos Ngaren sampei tempat korban meninggal (TKM). Tim Pencarian meliputi,  dari badan nasional pencarian dan pertolongan (Basarnas), Polair, BPBD, relawan Destana bungah, relawan destana bedanten, relawan destana sungon legowo, relawan nelayan (RN) Randuboto, RN Pangkahwetan, dan Sar Majlis Tafsir Qur'an (MTA). 

[caption id="attachment_27854" align="alignnone" width="300"] Jasad Ahmad Farid dievakuasi dari perahu ke ambulan untuk divisum di RSUD Ibnu Sina oleh petugas gabungan SAR Kabupaten Gresik[/caption]

Dijelaskan, korban ditemukan dalam posisi terapung dengan tubuh tertelungkup. Awalnya petugas gabungan melakukan penyisiran di titik awal tercebur kemudian bergerak ke Barat menuju hilir Bengawan Solo. Sekitar pukul 11.30, salahsatu tim perahu karet melihat ada benda terapung di sekitar Desa Bedanten, Kecamatan Bungah.

"Setelah kami hampiri, kami pastikan itu jasad manusia. Petugas gabungan mendekat dan kami lihat sesuai ciri yng disampaikan pihak keluarga, itu adalah korban Ahmad Farid," kata Hadi.

[irp]

Untuk mengevakuasi korban, perahu karet dari BPBD merapat dan mengangkat jasad korban. Evakuasi korban selanjutnya dibawa ke dermaga perahu tambang di Desa Bedanten. Korban selanjutnya diperiksa oleh tim medis dan kepolisian. Usai pemeriksaan, korban dilarikan ke RSUD Ibnu Sina untuk divisum.

Sebelumnya kemarin, Jumat (24/7/2020) sekitar  pukul 09.30 wib korban berhenti di tengah jembatan sembayat yang baru kemudiian korban berhenti lalu meloncat beberapa saksi sempat melihat korban minta tolong sambil berenang menepi sempat org ygvsedang memancing hendak menolong tapi korban sudah tenggelam, ada beberapa nelayan yg berada di bawah jembatan sembayat mau menolong menggunakan perahu nelayan (etek) tetapi sampai korban sudah tidak terlihat mesin perahu tidak mau menyala. (mkr)

Editor :