klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Protes Warga Sekitar Proyek J-TB Bojonegoro Sia-sia, Lockdown Jadi Urusan Pusat

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Warga sekitar lokasi proyek Lapangan J-TB menggelar aksi demonstrasi meminta J-TB lockdown. (ist)
Warga sekitar lokasi proyek Lapangan J-TB menggelar aksi demonstrasi meminta J-TB lockdown. (ist)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Protes warga sekitar proyek Lapangan Gas Jambaran Tiung-Biru (J-TB) Bojonegoro yang menginginkan lockdown tampaknya bakal sia-sia. Sebab, kewenangan lockdown di area proyek akan diputuskan pemerintah pusat.

Hal itu seperti dikatakan Kepala SKK Migas Jawa-Bali-Nusa Tenggara (Jabanusa) Nur Wahidi. Menurut dia, terkait protes warga yang menginginkan lockdown di area proyek setelah ditemukan 56 pekerja migas positif, akan ditangani langsung oleh pusat.

[irp]

"Hal-hal yang terkait dengan covid-19 akan diputuskan langsung oleh pusat," kata Nur Wahidi, singkat saat dikonfirmasi.

Warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro sebelumnya menggelar aksi demonstrasi. Mereka menuntut Bupati Bojonegoro menutup sementara kegiatan proyek selama covid-19 hingga steril. Namun, tuntutan warga itu sia-sia setelah SKK Migas memastikan kewenangan masalah covid-19 yang terjadi di objek vital (obvit) akan diambil pusat.

“Kita memang bukan ahlinya terkait Covid-19 ini, tetapi paling tidak kita bisa mengetahui dan mengantisipasinya, agar masyarakat bisa hidup aman, nyaman dan tentram,” kata koordinator warga saat menggelar aksi, Edy Majnun.

Edy meminta perusahaan bersikap tegas setelah ada pekerja migas di Lapangan Gas J-TB positif terpapar covid-19. Selain menyarankan untuk lockdown, lanjut Edy, warga juga meminta agar seluruh pekerja migas di rapid tes.

[irp]

Warga sekitar lokasi proyek J-TB itu menggelar aksi demonstrasi setelah 55 pekerja minyak dan gas (migas) di Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (J-TB) positif terpapar covid-19, warga sekitar lokasi pengeboran mulai gusar.

Warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip-Jambaran itu Selasa (21/7/2020) mendatangi lokasi proyek J-TB. Mereka membentangkan spanduk bernada protes di depan lokasi proyek. Di antara spanduk yang dipasang di depan lokasi proyek J-TB yakni, ‘Ibu Bupati JTB harus di-lockdown’, juga ‘Asing oleh roti, lokal bagian corona’. (mkr)

Editor :