KLIKJATIM.Com | Gresik - Sebuah toko dilalap si jago merah di Jalan Raya Ngasinan, Kepatihan, Menganti, Gresik, Minggu (19/7/2020) malam. Apo yang membakar toko bahan bangunan dan cat, Jaya Sentosa tersebut diduga berasal dari hubungan arus pendek.
[irp]
Beruntung dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta. Kebakaran ini berawal sekitar pukul 19.00 WIB. Awalnya warga sekitar melihat ada asap membumbung dari dalam toko. Tidak lama kemudian terlihat jilatan api keluar dari atap bangunan. Warga kemudian menghubungi Polsek Menganti dan diteruskan ke Unit Damkar Pemkab Gresik.
Sekitar 30 menit kemudian, 4 mobil damkar meluncur ke lokasi kebakaran. Mobil damkar terdiri dari 2 PMK Gresik, 1 PMK Pakal Surabaya, dan 1 Tjakrindo. Saat unit Damkar tiba, di lokasi kejadian api terus membesar di belakang toko tersebut. Akibatnya polisi terpaksa mengalihkan jalur lalu lintas. Sebab kondisi sekitar sangat gelap gulita. Dan tambahan 3 mobil PMK dari Surabaya datang ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.
[caption id="attachment_27177" align="alignnone" width="169"]
Kobaran api terlihat membumbung tinggi sekitar 400 meter dari lokasi kebakaran.[/caption]
Kebakarakan tersebut diduga konsleting listrik. Masyarakat sekitar disuruh tidak mendekat dan kerugian belum bisa diketahui. Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno menjelaskan, kebakaran yang terjadi di toko bangunan didalamnya ada cat dan tiner. "Sehingga sampai saat ini masih sulit dipadamkan," kata kapolsek.
[irp]
AKP Tatak mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk tidak mendekat, agar supaya jika terjadi ledakan bahkan, kecelakaan warga yang melihat. "Untuk pemiliknya belum kami ketahui, dan kami cari siapa pemilik toko ini," ujarnya.
Untuk kendala dalam memadamkan toko ini, lanjut Tatak didalamnya ada cat dan tiner, sehingga sulit sekali dipadamkan," papar Tatak. Adapun sebab kebakaran tersebut, masih Tatak, penyebabnya konsleting listrik menyambar dari bawah, yang mudah terbakar di Gudang dan toko tersebut.
Dikatakan Tatak, toko sudah tutup, dan tidak ada aktivitas di dalam toko. Sedangkan untuk kerugiannya masih dalam perkembangan dan tindak lanjut. "Ini masih proses tindak lanjut oleh Reskrim Polsek dan Polres Gresik, dan beluk di total," pungkasnya. (mkr)
Editor : Redaksi