KLIKJATIM.Com | Gresik - Dua lokasi rumah sakit (RS) darurat lapangan Pemkab Gresik terus mengkebut pembenahan serta fasilitas kesehatan di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos). Kedua fasilitas perawatan darurat ini karena rumah sakit rujukan yang ada di Kabupaten Gresik sudah tidak mampu menampung pasien Covid-19 yang hingga Selasa (14/7/2020) jumlahnya sudah mencapai 1.278 orang.
[irp]
Sekertaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono saat dikonfirmasi menjelaskan, penyiapan rumah sakit darurat di dalam Gedung Olah Raga (GOR) Tri Dharma memang sudah selesai dilakukan. Pihkanya segera mengoperasikan ruang perawatan darurat untuk menampung pasien Covid-19 yang jumlahnya meningkat.
Penggunaan ruang perawatan darurat ini untuk merespon harapan Pemkab Gresik yang menyebtkan saat ini rumah sakit sudah penuh. Karena itu, salah satu langkah pemerintah adalah menyiapkan Stadion Gejos sebagai rumah sakit darurat. Ruang perawatan darurat menempati areal dalam GOR Tri Dharma dengan kapasitas ruangan yang disiapkan ada 80 bed.
"Gedung disekat menjadi 40 kamar yang masing-masing berisi dua tempat tidur, sehingga dapat menampung 80 pasien. Untuk bed dan alat-alat pendukung lain sudah tersedia. Begitu pula dengan tenaga kesehatan yang akan merawat pasien. Sementara tenaga kesehatan, seperti perawat, dokter, dan dokter spesialis akan diambil dari hasil seleksi yang dilakukan perusahaan," ucap Yusuf.
Dikatakan, ruang perawatan darurat selesai, lanjut dia, pihaknya segera mengkomunikasikan ke tim gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik. Sehingga dalam pelaksanaanya nanti, pasien yang dirawat di ruang perawatan darurat akan dikoordinasikan dengan Tim Gugus Tugas Kabupaten Gresik.
[irp]
Pada bagian lain, Pemkab Gresik juga terus mengebut operasional RS Darurat di Stadion Gejos. Penjabat Sekda Gresik, Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno memastikan fasilitas ini bisa dipakai maksimal akhir Juli ini. Saat ini, hampir seluruh ruangan yang disiapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) sudah hampir seratus persen. Hanya tinggal satu blower yang masih sedang dalam pembenahan dari jumlah 4 blower yang disiapkan. Cerobong blower itu ditempatkan di tribun atas.
Penjabat Sekda Gresik Abimanyu mengatakan, tempat perawatan pasien Covid-19 berkapasitas 140 tempat tidur. Dia memperkirakan paling lambat akhir Juli 2020 sudah bisa dimanfaatkan. “Kami juga minta tempat ini agar ditambah ruang tempat hiburan dan tempat berolahraga. Hal ini penting untuk semakin mempercepat kesembuhan pasien,” katanya, Selasa (14/7/2020).
Pentingnya tempat hiburan dan olahraga, lanjut Abimamyu, sangat penting bagi pasien serta bagi tenaga kesehatan. Sebab, mereka bertugas berminggu-minggu ada di tempat ini. “Bayangkan para tenaga Kesehatan ini bertugas selama seminggu penuh, sebelum pulang mereka harus di isolasi selama empat belah hari atau dua minggu. Belum lagi pasiennya yang tentu dirawat lebih lama. Untuk mempercepat kesembuhan si pasien atau memberi hiburan serta fasilitas olahraga untuk tenaga Kesehatan akan memberikan dampak yang baik,” ungkapnya.
Sesuai rencana Stadion Gejos akan merawat 140 pasien Covid-19. Dengan rincian, 80 orang dirawat di zona merah, 40 orang di zona kuning, dan 20 orang di zona hijau. Selain itu, Setiap hari ditempat itu ada 8 orang dokter, 32 orang perawat dan 13 orang non medis yang bertugas.
“Intinya semua OPD pendukung sudah siap, misalnya Dinas Kesehatan yang mempersiapkan tempat tidur dan sarana prasarana lain juga tengah melaksanakan kegiatannya. Coba lihat sudah ratusan tempat tidur yang datang,” tandasnya. (hen)
Editor : Redaksi