KLIKJATIM.Com | Gresik - Bupati Gresik ambari Halim Radianto bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo melepas ratusan ojek online dan ojek pangkalan serta tukang becak sebagai pengemudi tangguh. Acara ini sebagai bagian upaya pemerintah dan kepolisian dalam melaksanakan protokol kesehatan untuk sarana transportasi umum.
[irp]
Pelepasan Pengemudi Tangguh ini digelar di Pendopo Alun-alun Jl Wachid Hasyim, Gresik. Ikut hadir Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Letkol Budi Handoko, serta pejabat Forkopimda Gresik lainnya.
Wakapolda Jatim Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo menjelaskan, program pengemudi tangguh ini adalah upaya yang dilakukan Polres Gresik dan Forkopimda untuk melindungi warganya. Ini adalah sebagain dari langkah pencegahan Covid seperti tempat keramaian publik dibatasi, seperti di peraturan bupati 22 tahun 2020. "Begitu juga bagi ojek oline dan pangkalan serta tukang becak yang biasanya ramai juga sekarang ada pembatasnya," tuturnya.
Brigjen Slamet berharap, dalam menghadapi corona yang pertama adalah kejujuran (saat sakit bilang sakit), yang kedua adalah Disiplin (menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan secara mandiri), yang ketiga adalah jaga jarak minimal 1 meter. Wakapolda mengajak kepada masyarakat untuk selalu memakai masker saat keluar rumah atau aktivitas luar.
"Penggunaan masker bisa mengurangi 60% penyebaran Covid-19, ibarat Hp masker juga kebutuhan masyarakat. Kalau gak pakai masker sama kayak gak pakai Hp," katanya dalam sambutannya dihadapan masyarakat Gresik.
[irp]
Di tempat yang sama Bupati Gresii Sambari Halim Radianto terus memberikan upaya pencegahan Covid-19 dengan melakukan sosialisasi dari tingkat masyarakat Desa sampai Kecamatan. Sosialisasi melibatkan 3 pilar camat, danramil, dan Kapolsek.
Dikatakan Sambari terkait over load kapasitas rumah sakit Gresik sudah menyediakan Stadion Joko Samudro yang akan digunakan untuk pasien positif dan isolasi mandiri pasien. Bupati dua priode itu, menjelaskan kegiatan sosial polres gresik dalam rangka hari bhayangkara ke 74 di harapkan dapat membuat Polri semakin dicintai masyarakat.
"Kami berharap seluruh petugas kepolisian di beri kesehatan dan kesuksesan dalam bertugas. Setelah pelaksanaan Psbb masyarakat di Kab. Gresik semakin rajin memakai masker dan dapat menerapkan protokol kesehatan. Berapapun anggaran atau tenaga medis yang di turunkan tapi jika masyarakat tidak punya disiplin diri maka covid mustahil dapat hilang dari kab. Gresik," pesan Sambari.
Dalam kesempatan itu 75 partisi pembatas untuk pengemudi ojek, 150 paket sembako dan 500 masker kain yang dibagikan kepada pengemudi gojek, tukang becak, pasukan kuning, nelayan, serta masyarakat Gresik oleh Wakapolda Jatim serta Forkopimda Kabupaten Gresik. (mkr)
Editor : Redaksi