klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Rapat RUPS PT ADS dan PT SER Bojonegoro Buyar

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pemkab Bojonegoro saat lakukan rapat dengan PT Surya Energi Raya (SER).(Afifullah/klikjatim.com)
Pemkab Bojonegoro saat lakukan rapat dengan PT Surya Energi Raya (SER).(Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Agenda rapat umum pemegang samah (RUPS) antara PT Surya Energi Raya (SER) dan PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) batal. Direksi PT SER memilih meninggalkan forum saat rapat digelar, Selasa (30/6/2020) lalu.

Saat pertengahan pembahasan RUPS, perwakilan PT SER meminta izin meninggalkan forum. Sontak hal itu membuat peserta rapat lainnya seperti Sekda Nurul Azizah dan Ketua DPRD Bojonegoro Imam Sholihin kaget.

[irp]

"Mohon ijin, karena hari ini undangan tidak sesuai kesepakatan kami akan meninggalkan rapat," ungkap perwakilan PT SER, Diki Andi Kusuma saat dikonfirmasi di sela-sala agenda rapat di Pemkab Bojonegoro.

Menurut Diki, seharusnya RUPS dilaksanakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Undangan, kata Diki disampaikan melalui komisaris, baru kemudian menunjuk direksi untuk mengikuti rapat. 

Ditegaskan kedatangan perwakilan PT SER ke Pemkab Bojonegoro waktu itu bukan untuk mengikuti RUPS. Namun, hanya sekedar menghormati undangan dari Pemkab Bojonegoro.

"Kedatangan kami kesini ingin menyampaikan menolak RUPS ini," katanya.

Menanggapi hal itu, Sekda Bojonegoro, Nurul Azizah, membantah keras anggapan undangan yang disampaikan kepada PT SER tidak sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. 

Menurutnya, RUPS sudah diagendakan beberapa waktu lalu. Bahkan ada enam kesepakatan yang akan dibahas bersama-sama serta telah disetujui oleh Komisaris PT ADS dan SER sebelum masa jabatan habis. 

[irp]

"Bahkan, sampai tadi malam kami sempat berkomunikasi dengan PT SER untuk melaksanakan RUPS melalui beberapa kesepakatan," tegas Nurul Azizah. 

Nurul mengaku heran dengan keputusan Direksi PT SER yang tiba-tiba memilih meninggalkan rapat waktu itu untuk mengikuti RUPS tahun 2017 dan 2018. "Kami sudah punya iktikad baik untuk pembagian deviden dengan PT SER. Jadi seharusnya yang datang bisa mengikuti rapat sesuai agenda," pungkasnya. (mkr)

Editor :