KLIKJATIM.Com | Gresik - Dua pekan Pasar Krempyeng di jalan Gubernur Suryo ditutup akibat pedagang terpapar covid-19. Hari ini, pasar sudah resmi beroperasi kembali.
Pasar yang ditutup pada 13 Juni 2020 ini sudah dipadati oleh para pedagang. Stand pedagang mulai terlihat terisi oleh sayuran, daging hingga kebutuhan pokok lainnya terlihat beraktivitas kembali. Hal itu terlihat saat Kamis (2/7/2020) dinihari, garis berwarna hitam dan kuning yang mengitari pasar sejak bulan lalu sudah dilepas.
Para pedagang pun sudah bisa tersenyum kembali. Aktivitas mata pencaharian mereka yang sempat berhenti mulai kembali lagi.
Saripah contohnya, dia kini harus membiasakan diri menggunakan masker saat berjualan. Sebab, pasar dibuka kembali dengan penegakan protokol kesehatan (PPK) yang lebih ketat.
[irp]
"Agak susah ngomong pakai masker. Tapi tidak apa-apa biar saya tidak bingung berjualan dimana setiap hari seperti kemarin," kata wanita pedagang buah ini.
Selama ditutup, warga Kecamatan Gresik Kota ini terpaksa berjualan di trotoar depan pasar Baru. Dagangannya menjadi tidak menentu. Kadang laris kadang sepi.
"Langganan saya tidak tahu, saya jualnnya sebelah mana kalau pas ditutup," terangnya.
Meski saat ini sudah buka kembali, mak ipah, sapaan akrabnya berharap agar sosialisasi lebih gencar dengan dibukanya kembali pasar Krempyeng.
"Banyak orang kan mengira masih tutup padahal sudah buka. Saya bersyukur sekarang buka lagi, mudah-mudahan tidak tutup lagi ya Allah. Doanya pedagang disini," tutupnya.
[irp]
Hal serupa juga dialami Yusuf Efendi. Hari pertama buka masih sepi, para pembeli masih belum ada yang tahu.
"Parkirannya masih sepi, dikira masih tutup mungkin. Karena tahunya ditutup karena ada covid," katanya.
Berdasarkan data satgas percepatan dan penanganan Covid-19 Gresik, klaster pasar Gresik total ada 21 yang terpapar Covid-19.
Kasatpol PP Kabupaten Gresik, Abu Hassan menyebut alasan dibukanya kembali pasar Krempyeng sudah mendapat lampu hijau dari Satgas Covid-19. Meski sudah dibuka, para pedagang diminta untuk menerapkan protokol kesehatan. Wajib menggunakan masker dan menyediakan tempat cuci tangan.
"Dari pihak paguyuban pedagang di Pasar Krempyeng sudah siap menjaga protokol kesehatan agar tetap sehat," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Diskoperindag Gresik, Agus Budiono membenarkan jika pasar Krempyeng sudah buka kembali. Pedagang diperbolehkan kembali ke stand masing-masing untuk berjualan lagi.
Namun, syaratnya harus memegang prinsip penegakan protokol kesehatan (PPK).
Jika itu sudah dilakukan, dapat meminimalisir dan mencegah penyebaran Covid-19. Konsumen yang datang juga diwajibkan menerapkan PPK.
"Sudah buka kembali. Masih ada tiga pasar yang masih ditutup. Yakni Pasar Benjeng, Kedanyang dan Balongpanggang," ucap Agus.
Dikatakan Agus, jika ditemukan lagi ada pedagang yang terpapar covid-19 di pasar Krempyeng maka penutupan akan dilakukan kembali. Maka wajib para pedagang sadar betul tentang PPK di pasar. Dengan menggunakan masker bagi setiap orang yang masuk pasar. Tidak hanya pedagang saja, minimal para pembeli harus pakai masker dan cuci tangan.
"Jika masih ditemukan lagi kasus baru, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penutupan kembali. Tim Satgas Covid-19 Pemkab Gresik yang menentukan nanti," pungkasnya. (bro)
Editor : Redaksi