klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dirut PDAM Gresik Blusukan Tengah Malam, Tanggapi Lonjakan Tagihan Pelanggan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Dirut PDAM Gresik Siti Aminatus Zariyah saat sidak pelanggan di Perumahan GSP, Suci Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)
Dirut PDAM Gresik Siti Aminatus Zariyah saat sidak pelanggan di Perumahan GSP, Suci Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik—Menanggapi keluhan pelanggan terkait lonjakan tagihan, Direktur PDAM Giri Tirta Aminatuz Zariyah melakukan inspeksi mendadak (sidak). Dipastikan, selama ini air PDAM mengalir lancar.

Sidak dilakukan di Perumahan Griya Suci Permai (GSP), Manyar, Gresik. Direktur PDAM Giri Tirta Aminatuz Zariyah keliling gang-gang di perumahan. Sambil menemui warga, Ria sapaan akrabnya, berdiskusi dengan warga. Dengan cermat Riya mendengarkan keluhan dan masukan dari warga.

[irp]

"Airnya lancar, cuma kenaikannya ada yang Rp 120 rb sampai Rp 140 rb. Yang sebelumnya mengahbiskan biaya Rp 120 rb, sekarang jadi Rp 300 rb," kata warga Perumahan GSP, Adi kepada Dirut PDAM, Rabu (2/7/2020) malam.

Bukan hanya Adi, Nur Latifah, warga Perumahan GSP lainnya juga menyampaikan keluhannya kepada Riya. Nur Latifah mengatakan airnya selama ini lancar. Dia juga menyadari jika ada lonjakan tagihan, lantaran penggunaan air juga meningkat.

“Selama ini kami sekeluarga di rumah terus. Otomatis penggunaan air meningkat, tagihan juga naik,” terang dia.

Kepada warga, Risa menjelaskan sebab kenaikan tagihan pelanggan. Di antaranya memang debit penggunaan air para pelanggan juga meningkat. Kepada pelanggan Risa juga meminta maaf, lantaran selama pandemi covid-19 petugas PDAM tidak melakukan pencatatan.

[irp]

“Kami mohon maaf, harap dimaklumi karena selama pandemi mobilitas kerja pegawai kita juga berkurang,” terangnya.

Dirut dengan beberapa staf mengelilingi kampung dengan mengecek nomor meteran, dan riwayat pembayaran dalam aplikasi serta disesuaikan dengan nota pembayaran. Lalu, sidak dilanjutkan ke Pongangan,  Gresik Kota, dan Randuagung Kebomas. (mkr)

Editor :