KLIKJATIM.Com | Jember – Penyaluran bantuan sosial (bansos) dalam bentuk sembako dan uang Rp 200 ribu per bulan terus dilakukan oleh Pemkab Jember. Pada Rabu (24/6/2020) kemarin, sasaran yang mendapatkan kucuran bantuan ini sebanyak 16 rumah di Kecamatan Gumukmas.
Skema penyaluran bantuan tersebut bertujuan untuk membantu kelompok rentan terdampak Covid-19. "Kunjungan kali ini masih dalam rangkaian kegiatan penyaluran bantuan untuk para penyandang disabilitas berat. Ini masih terkait dengan Covid-19, dimana warga Jember dan keluarganya tidak bisa bekerja akibat adanya virus Covid-19," kata Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Muqit Arief.
Wabup menjelaskan, melihat kondisi seperti saat ini pemerintah juga ikut merasa prihatin terhadap masyarakat dalam kondisi pandemi Covid-19. Terutama kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat beserta keluarganya.
[irp]
"Mereka kesulitan mengakses kebutuhan-kebutuhan dalam kondisi pandemi Covid-19. Paling tidak pemerintah ikut berbagi meringankan beban yang mereka alami," ujarnya.
Wabup pun bersyukur karena bantuan sembako dan uang dapat terdistribusi dengan cepat. Sehingga kelompok rentan bisa memanfaatkan bantuan tersebut di saat situasi pandemi Covid-19.
"Oleh karena itu, kami memberi sedikit santunan kepada mereka walaupun tidak seberapa. Namun diharapkan bisa membantu untuk kebutuhan, karena sebetulnya mereka bukan hanya menanggung beban ekonomi tapi juga merawat anak yang butuh ketelatenan dan kesabaran," imbuhnya.
Di sisi lain Wabup juga mengungkapkan, beberapa keluarga yang memiliki anggota difabel berat terkadang merasa kurang percaya diri. “Maaf sebelumnya, kurang percaya diri. Keluarga merasa ini sebagai aib,” tuturnya.
[irp]
Padahal, anggota difabel berat bukanlah aib. Mereka adalah titipan tuhan. “Jadi keluarga yang memiliki anggota difabel berat tidak usah merasa malu, tidak usah berkecil hati,” pesannya.
Diharapkan, masyarakat sekitar juga ikut lebih pro aktif menguatkan keluarga-keluarga yang punya anggota difabel berat. “Tidak mesti harus bantuan materi, tetapi juga dengan menguatkan sehingga mereka menjadi percaya diri,” lanjutnya.
"Sebab dengan rasa percaya diri akan sangat membantu difabel berat untuk bisa terus bersemangat," tambahnya. (nul)
Editor : Abdus Syukur