klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Mall dan Supermarket di Bojonegoro Batasi Pengunjung Hanya 1.000 Orang

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan saat memantau Bravo Supermarket yang telah menetapkan smart counting. (Afifullah/klikjatim.com)
Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan saat memantau Bravo Supermarket yang telah menetapkan smart counting. (Afifullah/klikjatim.com)

LIKJATIM.Com | Bojonegoro--Pengunjung mall dan supermarket di Bojonegoro mulai ada pembatasan. Sebagian supermarket menggunakan smart counting sebagai alat deteksi jumlah pengunjung. Maksimal hanya 1.000 pengunjung.

Selasa (16/6/2020) kemarin Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan mengunjungi Bravo Supermarket di Jalan Pemuda, Bojonegoro. Di supermarket tersebut telah menggunakan smart counting. Jadi, jika ada lebih dari 1.000 pengunjung, maka pengunjung lainnya harus antre.

"Bisa juga, jika lebih dari 1000 orang maka pihak supermarket akan mengurangi pengunjung yang di dalam," ungkap Budi Hendrawan Selasa (16/6/2020).

[irp]

Budi mengatakan, selain kampung tangguh dan pesantren tangguh, di Bojonegoro sejumlah supermarket dan mall juga diajak dalam program 'Mall dan Supermarket Tangguh Semeru'. Di situ menerapkan berbagai himbauan dan juga pencegahan seperti bilik penyemprotan disinfektan, tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh serta peninjauan protokol kesehatan di setiap lorong perbelanjaan.

"Kita apresiasi pihak manejemen Supermarket, sudah menyediakan aplikasi Smart Counting, sehingga tidak terjadi penumpukan agar tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya.

[irp]

Sementara itu Direktur Bravo Supermarket, Irwin Jauw menyampaikan, jika lebih dari 1000 orang maka pihak security akan mengurangi pengunjung yang ada di dalam atau menstop pengunjung agar mengantre. Jika sudah kurang dari 1000, pengunjung baru diperbolehkan masuk.

“Bravo Supermarket tetap mendukung program pemerintah dalam penanggulangan covid-19. Bravo Supermarket siap menjadi percontohan dalam penerapan aplikasi smart counting," tutup Irwin. (mkr)

Editor :