KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menghadirkan Lumbung Pangan Jatim di lima kabupaten di Jatim. Pengembangan ini sebagai upaya Pemprov Jatim dalam menghadirkan kebutuhan pokok di daerah.
Kelima daerah tersebut masing-masing Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten/Kota Pasuruan, dan Bangkalan. Di daerah ini, pembeli bisa menikmati sembako murah bebas ongkos kirim (ongkir) dari Lumbung Pangan Jatim.
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menilai, inovasi perluasan jangkauan layanan untuk warga Jawa Timur. Kini juga hadir di Pasuruan, Bangkalan dan Mojokerto. Dia berharap bisa bermanfaat di tengah upaya menuju new normal era.
[irp]
Dikatakan, masyarakat yang ingin berbelanja sembako murah bisa mengunjungi website lumbungpanganjatim.com. Pembayaran juga bisa dilakukan lewat transfer bank. Baik Bank Jatim, Bank Mandiri, BNI, Permata Bank, atau dengan Go Pay.
“Baik yang belanja via website, maupun COD yang lewat WA semua gratis ongkir. Kami (Pemprov Jatim) yang akan mensubsidi ongkos kirimnya ke rumah warga,” kata Khofifah.
Ditambahkan, perluasan ke lima daerah layanan ini dilakukan karena kesiapan infrastruktur layanan pengiriman Lumbung Pangan Jatim saat ini paling siap. Pemprov Jatim saat ini bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk pengiriman langsung ke alamat pembeli. Jaringan pengiriman PT Pos Indonesia sampai ke pelosok desa sangat bisa diandalkan.
[irp]
“Sekarang kita dihadapkan situasi menuju new normal era. Belanja online yang meminimalisir kontak dengan orang banyak adalah sesuatu yang terus kita upayakan untuk menghindari kerumunan,” ujarnya.
Menurutnya, dari segi kualitas juga terjamin. Lumbung Pangan Jatim melakukan kerjasama dengan perusahaan maupun dengan petani produsen bahan pangan seperti beras dan juga peternak telur.
Program Lumbung Pangan Jatim ini masih akan hadir sampai 21 Juli 2020 mendatang dan kalau memang dibutuhkan, Khofifah mengaku akan mempertimbangkan untuk memperpanjang program ini.
Sampai 13 Juni 2020, transaksi penjualan untuk 15 item bahan pangan di Lumbung Pangan Jatim mencapai Rp5,96 miliar. Selain belanja online masyarakat bisa tetap belanja offline di Jatim Expo. (nul)
Editor : Redaksi