KLIKJATIM.Com | Gresik — Untuk kali ketiga perusahaan distributor Es Krim Aice, PT Bing Xueren Internasional di Gresik kembali mangkir dari panggila Dinas Tenaga Kerja setempat. Panggilan tersebut dalam rangka mediasi dengan para karyawannya yang di-PHK tanpa pesangon.
Kadisnaker Gresik, Ninik Asrukin mengungkapkan, pihak perusahaan sedianya diminta datang pada Kamis (11/6/2020) kemarin. Namun mereka masih belum dapat menghadirinya.
Meski demikian, pihaknya akan berusaha memediasi untuk mencari jalan keluar atas persoalan yang menimpa puluhan mantan karyawan perusahaan tersebut. "Kemarin belum datang dari pengusaha, sebab katanya masih di luar negeri. Tapi janjinya tanggal 20 besok akan memenuhi panggilan kami untuk mediasi," ujar Ninik kepada klikjatim.com, Jumat (12/6/2020).
[irp]
Ketua Front Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Gresik, Sahrudin yang mendampingi para buruh tersebut mengaku sangat menyesalkan sikap perusahaan. Pasalnya hingga saat ini menandakan tidak ada itikad baik dari mereka.
"Sudah tiga kali ini mangkir. Namun perusahaan berjanji hadir tanggal 20 besok, kita lihat saja apa mangkir lagi atau benar-benar bersedia hadir," urainya.
Disinggung langkahnya setelah ini, Sahrudin belum dapat menjelaskan secara gamblang. Karena masih menunggu hasil mediasi pada tanggal 20 Juni mendatang.
[irp]
Sementara itu, Raymond Abraham, salah seorang yang dikabarkan sebagai pemilik perusahaan ketika dikonfirmasi klikjatim.com via pesan singkat, belum memberikan jawaban hingga berita ini dituliskan.
Perlu diketahui, hampir sepekan puluhan karyawan yang di-PHK tanpa pesangon telah mendudukui lokasi usaha PT Bing Xueren Internasional tanpa sekalipun ditemui oleh pemilik perusahaan. Tepatnya di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Gresik. (nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar