klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Angkut 25 Wisatawan, Perahu Nelayan Bawean Terbalik

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Gresik - Perahu angkutan penumpang wisata ke Gili Noko Desa Sidogedungbatu Keacamatan Sangkapura, Pulau Bawean terbalik saat membawa pulang 25 penumpang di pertengahan perjalanan. Tidak ada korban dari peristiwa tersebut. Namun 4 orang penumpang dikabarkan pingsan atau shock karena mengalami kejadian tersebut.

[irp]

Berdasarkan informasi, dalam kapal nelayan Pulau Noko ini ada sekitar 25 penumpang asal Bawean. Mereka adalah wisatawan yang berstatus mahasiswa Malang yang  sedang berlibur di pantai Gili Noko. Empat orang pingsan dalan kejadian tersebut, dua penumpang wisata, dua anak buah perahu.

Kepala Desa Sidogedung Batu, Supar mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 saat rombongan hendak kembali ke daratan usai dari pantai Gili Noko. Sebelumnya mereka berwisata di kawasan pasir putih pulau Gili Noko.

"Lokasi perahu terbalik tidak jauh dari bibir pantai, yang saat itu baru berjalan 5 menit. Awalnya saat memulai perjalanan kapal tidak ada masalah, ombak juga tidak begitu besar " kata Supar, Minggu (31/5/2020).

Kades Supar menduga, perahu tersebut kelebihan muatan namun tidak mempertimbangkan manuver di sekitar pantai Noko yang kebetulan banyak wisatawan sedang berenang. Sehingga saat perahu digeber berjalan cepat, nahkoda tidak bisa menguasai laju karena menghindari para wisatawan yang berenang di bibir pantai. Miring ke kiri kemudian terbalik.

Puluhan penumpang langsung tercebur ke laut tanpa menggunakan jaket pelampung.  Sebagian lainnya yang tidak bisa berenang mencoba menyelamatkan diri dengan berpegangan pada bodi kayu perahu yang terbalik. Beberapa saat terdengar teriakan minta tolong. Sejumlah perahu lainnya kemudian mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan.

"Empat orang sempat jatuh pingsan, tapi setelah diberikan pertolongan sudah sadar semua, dan memang kami sudah menyiapkan tim siaga di lokasi tersebut," ujar Kades Sidogedung Batu.

Dan satu penumpang kehilangan handphone yang jatuh saat kejadian. Dan pihak kepala desa juga ada tim perahu siaga. Dan akses ke Noko ditutup mulai besok yang akan dikoordinasikan dengan aparat dan jajaran pemerintahan desa Sidogedungbatu.

"Makanya saat kejadian dilemparkan pelampung saat kejadian, dan sanksi jika ada pelanggar yang nekad liburan ke Noko , maka resiko perahunya akan disuruh putar balik," pungkasnya. (hen)

Editor :