KLIKJATIM.Com | Surabaya—Kasus positif virus corona atau covid-19 di Jatim telah mencapai 4.600 kasus. Sabtu (30/5/2020) ada tambahan 191 kasus baru di Jatim.
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, tambahan 191 pasien positif Corona ini terbanyak yakni 101 pasien dari Surabaya, 23 pasien dari Sidoarjo, 5 dari Gresik, 1 pasien dari Kabupaten Tuban, 1 dari Kota Probolinggo, 8 dari Kabupaten Lamongan, 1 dari Kabupaten Pamekasan dan 2 dari Trenggalek
[irp]
Ada pula tambahan kasus 1 orang positif dari Kota Malang, 10 pasien dari Kabupaten Kediri, 1 dari Kabupaten Pacitan, 1 pasien positif corona dari Kabupaten Banyuwangi, 3 dari Bangkalan, 2 dari Kota Mojokerto, 7 dari Ponorogo, 7 dari Tulungagung, 1 pasien asal Jember, 8 dari Jombang, 2 pasien dari Nganjuk, 1 dari Probolinggo, 4 asal Bojonegoro dan 1 dari Sumenep.
"Hari ini masih ada tambahan lagi 191 yang positif sehingga total yang positif di Jawa Timur menjadi 4.600 orang, yang masih dalam perawatan sebanyak 3.576 orang" kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (30/5/2020).
Selain itu, ada kabar baik dalam penanganan covid-19 di Jatim. Tercatat ada tambahan 20 pasien yang dinyatakan sembuh. Rinciannya yakni 2 dari Sidoarjo, 1 dari Kota Batu, 7 pasien dari Kabupaten Magetan, 2 dari Kabupaten Pamekasan, 1 dari Lumajang, 1 asal Kabupaten Probolinggo, 1 dari Kabupaten Nganjuk, 1 dari Bojonegoro.
Kini, total pasien corona di Jatim yang telah dinyatakan sembuh ada 609 orang atau tingkat kesembuhannya mencapai 13,24 persen.
"Yang sembuh hari ini 609 orang," pesan Khofifah.
Untuk tambahan pasien yang meninggal, ada 24 orang. Khofifah menyebut penambahan pasien meninggal ini tercatat terbanyak dari datanya selama ini.
[irp]
Rinciannya, pasien yang meninggal ada 15 dari Kota Surabaya, 1 dari Kabupaten Gresik, 5 Kabupaten Sidoarjo, 1 dari Kabupaten Tuban, 1 dari Jombang dan 1 dari Pamekasan .
"Yang meninggal ada 396 orang. Tetap harus ada kewaspadaan yang luar biasa bagi semua pihak, semua elemen kita," pesan Khofifah.
Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 6.595 dan yang diawasi tinggal 3.174. Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) kini jumlahnya sebanyak 24.190 dan yang masih dipantau hanya 4.081. (mkr)
Editor : Redaksi