KLIKJATIM.Com | Tulungagung -Seorang penjaga toko kelontong Madura di Desa Wajaklor, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menjadi korban pembacokan oleh seorang pembeli yang diduga enggan membayar bensin yang dibelinya.
Kapolsek Boyolangu AKP Retno Pujiarsih mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, pelaku berinisial MF (34), warga Desa Kepuh, membeli pertalite di toko tersebut.
"Setelah pengisian bahan bakar, pelaku enggan membayar dan hendak pergi. Saat ditegur, terjadi cekcok antara pelaku dan korban," kata Retno, Rabu (16/9/2026).
Keributan tersebut kemudian didengar TS, rekan korban, yang keluar untuk melerai. Namun, pelaku justru mengeluarkan golok dan menyerang TS hingga korban mengalami sejumlah luka.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Boyolangu. Polisi melakukan penyelidikan dan menangkap MF di rumahnya. Petugas juga mengamankan sebilah golok yang diduga digunakan untuk menyerang korban.
Retno mengatakan pihaknya menerima informasi dari warga dan perangkat desa bahwa MF diduga memiliki gangguan jiwa dan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Lawang. Namun, hingga kini keluarga belum menunjukkan surat keterangan yang menyatakan MF sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dari instansi yang berwenang. Saat dikroscek, pelaku mengakui telah membacok korban," ujarnya
Editor : Ratno