klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

160 Calon Jemaah Haji Nganjuk Serbu Imigrasi Kediri, Ini Layanan Khusus yang Disiapkan

avatar Iman
  • URL berhasil dicopy
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri memberikan layanan khusus pembuatan paspor bagi 160 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Nganjuk
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri memberikan layanan khusus pembuatan paspor bagi 160 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Nganjuk

KLIKJATIM.Com | Kediri - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri memberikan layanan khusus pembuatan paspor bagi 160 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Nganjuk yang dipersiapkan untuk keberangkatan pada 2027.

Pelayanan tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (9-10 September 2026), di Graha Adiwinata, Kantor Imigrasi Kediri, Grogol, Kabupaten Kediri. Lokasi tersebut dipilih untuk memberikan ruang pelayanan yang lebih luas sehingga proses pengurusan paspor dapat berlangsung lebih tertib tanpa mengganggu layanan keimigrasian bagi masyarakat umum.

Pada hari pertama, sebanyak 81 CJH dilayani, kemudian 79 CJH lainnya mendapatkan pelayanan pada hari kedua. Untuk mencegah antrean dan penumpukan, petugas membagi pelayanan ke dalam beberapa sesi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra mengatakan, sistem tersebut diterapkan agar seluruh proses pengurusan paspor berjalan lancar dan nyaman bagi calon jemaah.

"Dengan pengaturan tersebut, proses pengurusan paspor bagi CJH berlangsung tertib dan lancar," ujarnya.

Selain layanan administrasi, Imigrasi Kediri turut menyediakan sejumlah fasilitas pendukung bagi CJH selama berada di lokasi. Fasilitas tersebut meliputi teh, kopi, makanan ringan, makanan kotak, hingga kursi roda bagi calon jemaah yang membutuhkan bantuan.

"Fasilitas tersebut antara lain teh, kopi, makanan ringan, makanan kotak, hingga kursi roda bagi calon jemaah yang membutuhkan," kata Antonius.

Pelayanan khusus ini merupakan tindak lanjut koordinasi antara Kantor Imigrasi Kediri dan Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Nganjuk pada 1 September 2026. Koordinasi tersebut membahas persiapan dokumen perjalanan, termasuk pengaturan jadwal serta pengelompokan calon jemaah.

Antonius menilai koordinasi lintas instansi diperlukan agar proses pelayanan dapat dipersiapkan sejak awal dan berjalan lebih efektif.

"Kami ingin memastikan proses pengurusan paspor berjalan tertib, nyaman, dan memberikan kemudahan bagi calon jemaah haji," tuturnya.

Berdasarkan hasil koordinasi, jumlah jemaah haji Kabupaten Nganjuk yang masuk dalam kuota keberangkatan 2027 mencapai 675 orang. Pelayanan terhadap 160 CJH tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan dokumen perjalanan sebelum mereka berangkat ke Tanah Suci.

Imigrasi Kediri menyatakan pelayanan terjadwal dan dukungan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen memberikan layanan keimigrasian yang mudah, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Salah seorang warga Kediri, Ropingi, yang sebelumnya mengurus paspor untuk keperluan haji dan umrah, mengaku terbantu dengan pelayanan yang diberikan petugas.

"Alhamdulillah pelayanan yang diberikan oleh petugas Imigrasi Kediri sangat ramah. Tentunya hal ini membantu kami sebagai calon jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun depan," ujarnya.

Editor :