klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dua Hari Lagi PSBB Surabaya Berakhir, Pasien Covid Naik Terus

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya segera berakhir 25 Mei mendatang. Namun pasien Covid-19 di Surabaya Sidoarjo dan Gresik bukannya turun, malah melonjak drastis. Akankah PSBB jilid III bakal diterapkan ? kita tunggu saja kebijakan pemerintah nanti.

[irp]

Namun yang pasti Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur menyebut, lonjakan pasien positif sejak sepekan terakhir naik secara signifikan. Hingga Jumat (22/5/2020) kemarin, ada tambahan 153 orang pasien di Surabaya Raya.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa mengungkapkan, Kota Surabaya menjadi penyumbang terbesar jumlah pasien Covid-19 di Jatim. Pada Jumat kemarin ada 51 pasien Covid baru di Kota Surabaya. Disusul kemudian Gresik 28 orang, dan Sidoarjo 27 orang.

"Untuk itu saya tidak berhenti mengingatkan masyarakat untuk lebih berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran Covid-19," pesan Gubernur Khofifah.

Dikatakan, data yang masuk ke Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur seperti yang secara keseluruhan mencapai 3.095 orang. Sementara itu, rincian tambahan 153 orang di Jatim, yakni 51 orang dari Surabaya, 28 orang dari Gresik, 27 orang dari Sidoarjo dan 18 Kabupaten Kediri, empat orang dari Pacitan, dan masing-masing tiga orang dari Kabupaten Madiun dan Nganjuk.

Kemudian, masing-masing dua orang dari Kabupaten Mojokerto, Tulungagung, Kabupaten Malang dan Kota Malang, lalu masing-masing satu orang dari Jombang, Kota Kediri, Kota Batu, Kota Mojokerto, Bangkalan serta dua orang tambahan dari anak buah kapal (ABK).

[irp]

Terkait dengan pasien sembuh dari infeksi virus corona di Jatim saat ini mencapai 426 orang (13,76 persen) atau bertambah 13 orang, yakni masing-masing tiga orang asal Kabupaten Madiun dan Nganjuk dan dua orang asal Kabupaten Malang.

Berikutnya, masing-masing satu orang asal Lumajang, Sidoarjo, Tuban, Kabupaten Blitar dan Kota Surabaya. Untuk kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Jatim hingga saat ini tercatat 273 orang (8,82 persen) atau bertambah 15 orang, yakni sembilan orang asal Surabaya, empat orang asal Sidoarjo dan masing-masing satu orang asal Tulungagung serta Kota Malang.

Warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim 5.499 orang atau meningkat dari data sehari sebelumnya 5.267 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 23.423 orang atau meningkat dari sehari sebelumnya 23.271 orang. (hen)

Editor :