KLIKJATIM.Com | Jakarta — PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Semester I 2026. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh ekspansi kredit yang terukur, efisiensi operasional, serta meningkatnya penggunaan layanan SeaBank untuk kebutuhan transaksi harian.
Hingga enam bulan pertama 2026, SeaBank membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp749,26 miliar. Total aset perseroan juga tumbuh hingga mencapai Rp52,97 triliun.
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit SeaBank meningkat 53,1 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp39,81 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut dilakukan melalui skema direct lending, kolaborasi dengan ekosistem digital, serta berbagai kemitraan strategis.
Di tengah ekspansi kredit, SeaBank tetap menjaga prinsip kehati-hatian. Hal tersebut tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) Gross yang berada di level 1,65 persen, masih jauh di bawah ambang batas maksimum 5 persen yang ditetapkan regulator.
Sejalan dengan pertumbuhan basis nasabah, Dana Pihak Ketiga (DPK) SeaBank mencapai Rp41,80 triliun atau tumbuh 47,6 persen YoY. Dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) berkontribusi Rp29,10 triliun, setara 69,6 persen dari total DPK.
Komposisi tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan aplikasi SeaBank untuk berbagai kebutuhan transaksi harian, seperti transfer, pembayaran melalui QRIS, dan pembayaran tagihan.
Efisiensi operasional juga terus terjaga. SeaBank mencatatkan Cost to Income Ratio (CIR) sebesar 21,1 persen dan Return on Assets (ROA) sebesar 3,9 persen.
Direktur Utama SeaBank Indonesia Sasmaya Tuhuleley mengatakan, capaian tersebut menunjukkan strategi bisnis SeaBank yang berfokus pada kebutuhan nasabah dan penguatan integrasi ekosistem digital.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang terus diberikan oleh nasabah dan seluruh pemangku kepentingan. Hasil positif sepanjang Semester I 2026 ini membuktikan bahwa strategi berkesinambungan kami dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah, cepat, dan aman berada di jalur yang tepat,” ujar Sasmaya.
Menurut dia, SeaBank akan terus mengembangkan fitur transaksi, memperkuat infrastruktur keamanan siber, serta mendorong inklusi keuangan agar semakin banyak masyarakat dapat mengakses layanan keuangan digital.
Perluas Ekosistem dan Akses Layanan
Pertumbuhan kinerja keuangan SeaBank berjalan seiring dengan peningkatan jumlah pengguna. Hingga akhir Semester I 2026, jumlah nasabah SeaBank telah mencapai lebih dari 35 juta.
Aktivitas transaksi nasabah juga menunjukkan peningkatan. Rata-rata transaksi harian tercatat lebih dari 16,8 juta transaksi, dengan volume perputaran uang harian mencapai Rp7,1 triliun sepanjang Juni 2026.
Untuk memperluas jangkauan layanan, SeaBank meresmikan Kantor Cabang (KC) di Medan, Sumatera Utara, pada Mei 2026. KC Medan menjadi kantor cabang ke-9 SeaBank di Indonesia.
Kehadiran kantor cabang tersebut diarahkan untuk memperluas akses layanan, termasuk menjangkau masyarakat yang belum memperoleh layanan perbankan (unbanked), sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Utara.
“Inisiatif ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menjangkau masyarakat luas melalui inovasi perbankan digital yang praktis dan aman. Kami memposisikan KC Medan sebagai jembatan inklusi yang akan mendorong taraf hidup serta produktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Sumatera Utara,” kata Sasmaya.
Masuk Daftar World's Best Banks 2026 Versi Forbes
Selain mencatatkan pertumbuhan kinerja, SeaBank juga meraih pengakuan internasional dengan masuk dalam daftar World's Best Banks 2026 versi Forbes.
SeaBank terpilih bersama 17 bank asal Indonesia lainnya dalam daftar 410 bank terbaik dunia. Penghargaan tersebut merupakan hasil survei independen Forbes bersama lembaga riset pasar Statista terhadap lebih dari 54.000 nasabah di 34 negara yang dilakukan pada Oktober-November 2025.
Penilaian dalam survei tersebut mencakup lima kriteria utama. Tingkat kepercayaan nasabah (trustworthiness) menjadi faktor dengan bobot tertinggi, disusul kemudahan layanan digital, kualitas layanan pelanggan, transparansi biaya dan ketentuan, serta konsultasi keuangan.
Tentang SeaBank
PT Bank Seabank Indonesia atau SeaBank merupakan bank dengan layanan digital yang memiliki visi memberikan terobosan dalam pengalaman perbankan untuk melayani masyarakat yang belum terlayani dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia.
SeaBank meluncurkan aplikasi bank digital secara nasional pada 7 Juli 2021. Layanan SeaBank berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta merupakan anggota Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
SeaBank merupakan bagian dari Sea Limited (NYSE: SEA), perusahaan konsumen global berbasis internet yang memiliki tiga lini bisnis utama, yakni Shopee, Garena, dan Monee.
Editor : Abdul Aziz Qomar