klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ekonomi Lamongan Tumbuh 5,90 Persen pada Triwulan I 2026, Tren Positif Berlanjut

avatar Rozy
  • URL berhasil dicopy
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau proyek pembangunan infrastruktur
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau proyek pembangunan infrastruktur

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Kinerja perekonomian Kabupaten Lamongan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan pada awal 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lamongan mencatat pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,90 persen secara tahunan pada triwulan I 2026.

Kepala BPS Lamongan Hermanto menyampaikan bahwa capaian tersebut menandakan aktivitas ekonomi di berbagai sektor masih bergerak positif dan mampu mempertahankan tren pertumbuhan yang telah terbentuk sejak tahun sebelumnya.

Berdasarkan data BPS, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada triwulan I 2026 mencapai Rp14,99 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp13,82 triliun.

Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan juga mengalami kenaikan menjadi Rp8,87 triliun dari sebelumnya Rp8,38 triliun pada triwulan I 2025.

Tidak hanya tumbuh secara tahunan, ekonomi Lamongan juga mencatat peningkatan sebesar 10,79 persen dibandingkan triwulan IV 2025. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas ekonomi yang umumnya terjadi pada awal tahun.

“Pertumbuhan ekonomi Lamongan pada triwulan I 2026 mencapai 5,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Hermanto.

Data BPS menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi Lamongan terus mengalami penguatan dalam beberapa triwulan terakhir. Setelah tumbuh 4,58 persen pada triwulan II 2025, angka tersebut meningkat menjadi 5,39 persen pada triwulan III 2025, kemudian 5,87 persen pada triwulan IV 2025, dan mencapai 5,90 persen pada triwulan I 2026.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan dampak positif terhadap penguatan sektor ekonomi.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang terjaga akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas peluang usaha, serta membuka lapangan pekerjaan baru.

Selain mencatat pertumbuhan ekonomi yang solid, Lamongan juga menunjukkan kemajuan dalam upaya pengentasan kemiskinan. BPS mencatat angka kemiskinan ekstrem turun dari 0,61 persen pada 2024 menjadi 0,26 persen pada 2025.

Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen melanjutkan berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat agar tren penurunan kemiskinan dapat terus dipertahankan.

“Kami akan terus memperkuat berbagai intervensi yang tepat sasaran agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” kata Yuhronur.

Editor :