klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Korban Kedua Ditemukan Meninggal, Operasi SAR di Pantai Payangan Jembe5r Ditutup

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Korban kedua wisatawan yang terseret ombak di kawasan Pantai Sruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember ditemukan Tim SAR Jember
Korban kedua wisatawan yang terseret ombak di kawasan Pantai Sruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember ditemukan Tim SAR Jember

KLIKJATIM.Com | Jember  - Operasi pencarian terhadap dua wisatawan yang terseret ombak di kawasan Pantai Sruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, akhirnya resmi ditutup setelah korban kedua berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (1/6/2026) malam.


Korban kedua yang ditemukan adalah Rifki Abdullah (22), warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Ia merupakan adik dari Barokatul Hidayat (27), korban pertama yang telah ditemukan lebih dahulu dalam kondisi meninggal dunia pada pagi harinya.


Koordinator Pos SAR Jember, S. Jefri, menjelaskan bahwa informasi mengenai keberadaan korban diterima dari nelayan setempat sekitar pukul 21.00 WIB. 


Tim SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil menemukan korban mengapung dalam posisi tengkurap di sekitar muara Pantai Payangan.


“Korban kedua berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 1,24 kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan dengan posisi di sekitar muara Pantai Payangan,” ujar Jefri saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.


Setelah ditemukan, jenazah Rifki segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Ambulu pada pukul 21.20 WIB untuk proses identifikasi serta penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.


Jefri mengatakan proses evakuasi berlangsung lancar karena kondisi cuaca saat pencarian cukup bersahabat. “Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengapung tengkurap. Cuaca saat itu baik, laut relatif landai tanpa ombak besar maupun angin kencang,” katanya.


Perlu diketahu sebelumnya, peristiwa tragis ini bermula ketika dua bersaudara asal Kecamatan Panti tersebut berwisata di Pantai Sruni Payangan. Saat berada di kawasan pantai, keduanya diduga terseret arus dan ombak hingga hilang. 


Laporan kejadian kemudian diterima petugas, sehingga operasi pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, nelayan, dan berbagai unsur terkait lainnya.


Pada hari ketiga pencarian, Senin pagi, tim lebih dahulu menemukan Barokatul Hidayat dalam kondisi meninggal dunia. Pencarian kemudian dilanjutkan untuk menemukan Rifki Abdullah hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada malam hari.


Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap dua wisatawan yang tenggelam di Pantai Payangan resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel SAR yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR, relawan, nelayan, dan masyarakat yang telah membantu selama proses pencarian berlangsung,” tutur Jefri.

Editor :