klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gelar Salat Id Bersama Forkopimda, Bupati Sampang Ingatkan Kesetaraan Umat di Hadapan Allah SWT

avatar fadil
  • URL berhasil dicopy
IBADAH: Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi saat menyerahkan hewan kurban sapi di depan Pendopo Trunojoyo Sampang. (Ist)
IBADAH: Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi saat menyerahkan hewan kurban sapi di depan Pendopo Trunojoyo Sampang. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Sampang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang bersama jajaran Forkopimda menggelar ibadah Salat Iduladha 1447 Hijriah secara khidmat di area depan Pendopo Trunojoyo Sampang.

Dalam momentum hari raya tersebut, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta semangat berkurban demi menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, menyampaikan bahwa Iduladha merupakan momentum krusial untuk mempertebal solidaritas sosial dan menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah warga. Ia berharap, nilai-nilai kebersamaan serta kepedulian kepada sesama dapat terus tumbuh secara nyata melalui esensi ibadah kurban.

“Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan serta meningkatkan semangat berbagi kepada sesama yang membutuhkan melalui ibadah kurban ini,” ujar H. Slamet Junaidi.

Bertindak sebagai khatib dalam kesempatan tersebut, Kiai Sayuti menyampaikan khotbah yang menegaskan pentingnya ketakwaan, persaudaraan, dan persatuan umat Islam. Ia mengingatkan kepada jemaah bahwa seluruh manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT, tanpa membedakan latar belakang suku, usia, jabatan, maupun tingkat kekayaan materi.

Mengutip dalil dari Surah Maryam ayat 56, Kiai Sayuti menjelaskan bahwa orang-orang yang bertakwa akan dimuliakan secara istimewa sebagai tamu Allah SWT pada Hari Kiamat kelak. Menurutnya, atmosfer persatuan dan keteduhan yang tercipta selama pelaksanaan Salat Iduladha harus diimplementasikan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Inna akramakum indallahi atqakum, sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa,” jelas Kiai Sayuti dalam uraian khotbahnya.

Lebih lanjut, Kiai Sayuti memaparkan bahwa ibadah kurban merupakan salah satu amalan utama yang paling dicintai Allah SWT pada Hari Raya Iduladha. Hewan ternak yang sah untuk dijadikan kurban di antaranya meliputi kambing, sapi, kerbau, hingga unta. Ia juga menyebutkan adanya pandangan dari sebagian ulama mazhab Hanafi yang menyatakan bahwa ibadah kurban hukumnya wajib bagi umat Islam yang telah memiliki kemampuan secara finansial atau ekonomi.

Ibadah penyembelihan ini tidak hanya berdiri sebagai bentuk ketaatan spiritual dan vertikal kepada Sang Pencipta. Lebih dari itu, kurban menjadi sarana horizontal yang sangat efektif untuk mempererat hubungan sosial sekaligus membantu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu di wilayah sekitar.

Sebagai wujud nyata dari implementasi nilai kepedulian tersebut, prosesi Salat Iduladha diakhiri dengan penyerahan secara simbolis satu ekor hewan kurban berupa sapi jantan oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, di depan Pendopo Trunojoyo Sampang untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang berhak.

Editor :