KLIKJATIM.Com | Tuban - Sebagai langkah proaktif dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro menggelar aksi skrining riwayat kesehatan massal bagi siswa Sekolah Rakyat (SR).
Kegiatan yang dilakukan di wilayah Tuban dan Bojonegoro ini bertujuan memastikan kondisi fisik para pelajar tetap prima dalam menempuh pendidikan.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bojonegoro, Wahyu Gianto menegaskan, bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor untuk membangun fondasi kesehatan generasi muda. Menurutnya, kesehatan adalah pilar utama bagi siswa dalam menyongsong masa depan Indonesia.
"Tujuan utama kami adalah bersinergi dengan pemerintah untuk mencerdaskan sekaligus menyehatkan masyarakat, khususnya para generasi emas kita," ujarnya, Selasa 12 Mei 2026.
Tak sekadar melakukan pemeriksaan medis, kunjungan ini juga diisi dengan pemberian motivasi kepada para siswa. BPJS Kesehatan juga mendorong agar para pelajar untuk percaya pada potensi diri dalam meraih cita-cita.
Wahyu juga menegaskan bahwa BPJS Kesehatan akan terus berkomitmen untuk dapat terus menyediakan layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat. Termasuk jaminan pada kelompok usia sekolah, agar mereka dapat menempuh pendidikan tanpa adanya kendala kesehatan.
Kepala SRT 18 Tuban, Vera Khairun Nissa, menyebutkan bahwa skrining ini memberikan data berharga mengenai profil kesehatan siswa secara personal maupun kolektif. Dengan data tersebut, sekolah dapat mengambil langkah penanganan yang tepat jika ditemukan siswa yang membutuhkan perhatian medis khusus.
"Bagi siswa, ini adalah sarana edukasi agar mereka lebih sadar akan kesehatan diri. Bagi sekolah, kami jadi memiliki gambaran menyeluruh terkait kondisi fisik anak didik kami," ujar Vera.
Vera juga menyampaikan rasa terima kasih atas inspirasi dan motivasi yang dibagikan oleh perwakilan BPJS Kesehatan. Ia berharap transformasi digital melalui aplikasi Mobile JKN dapat terus dioptimalkan guna mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Selain menyasar SRT 18 Tuban, tim BPJS Kesehatan juga menyambangi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 36 Bojonegoro. Proses pemeriksaan meliputi beberapa tahapan penting, di antaranya pendataan riwayat kesehatan melalui kuesioner, dan pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan).
Melalui program ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat dapat tertanam sejak dini di lingkungan pendidikan, demi mendukung terciptanya ekosistem belajar yang optimal.
Editor : Wahyudi