klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dinkes Kota Malang Kejar 95 Persen Imunisasi Campak

avatar Apriliana Devitasari
  • URL berhasil dicopy
Dinas Kesehatan Kota Malang melakukan imunisasi campak untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) dan mencegah potensi Kejadian Luar Biasa (KLB).
Dinas Kesehatan Kota Malang melakukan imunisasi campak untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) dan mencegah potensi Kejadian Luar Biasa (KLB).

KLIKJATIM.Com | Malang - Dinas Kesehatan Kota Malang menargetkan capaian imunisasi campak minimal 95 persen guna membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) dan mencegah potensi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan mobilitas masyarakat dari daerah endemik tidak bisa dibatasi karena merupakan hak setiap individu.

“Kalau mengurangi mobilisasi itu sulit, karena itu hak semua orang. Tapi bagaimana kita bisa memprediksi dan memagari Kota Malang,” ujarnya, Senin 6 April 2026.

Menurutnya, langkah paling efektif adalah mempersempit celah penularan melalui peningkatan cakupan imunisasi. Dengan capaian minimal 95 persen, risiko penyebaran campak dapat ditekan meski terjadi mobilitas penduduk.

Ia menegaskan, upaya tersebut dilakukan melalui program Catch-Up Campaign (CUC) campak yang saat ini masih berlangsung di Kota Malang.

“Kita mempersempit celah dengan capaian minimal 95 persen sehingga tercapai herd immunity,” tegasnya.

Dinkes Kota Malang menargetkan capaian tersebut dapat terpenuhi sebelum program berakhir pada 7 April 2026.

Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap potensi lonjakan kasus campak akibat pergerakan masyarakat dari wilayah endemik dapat diminimalisir.

Editor :