klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Dermaga Petrokimia Gresik, Dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Petugas Satpolairud mengevakuasi korban dari lokasi ditemukan (Dok/Satpolairud Polres Gresik)
Petugas Satpolairud mengevakuasi korban dari lokasi ditemukan (Dok/Satpolairud Polres Gresik)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di perairan bawah Dermaga Petrokimia Gresik, Selasa (31/3/2026) sore. Tim Satpolairud Polres Gresik bersama Ditpolairud Polda Jawa Timur langsung melakukan evakuasi setelah menerima laporan dari petugas keamanan setempat.

Kasat Polairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita melalui Kasi Humas Polres Gresik, Hepi Muslih Riza, menjelaskan bahwa informasi awal diterima sekitar pukul 15.00 WIB dari petugas keamanan Petrokimia Gresik.

“Setelah menerima laporan adanya mayat di bawah dermaga, anggota Satpolairud Polres Gresik bersama personel Ditpolairud Polda Jatim segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.

Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB dan mulai melakukan proses evakuasi. Sekitar pukul 16.30 WIB, jenazah berhasil diangkat dari perairan menggunakan kapal patroli KP X-1017 Satpolairud Polres Gresik, dibantu kapal BKO Ditpolairud Polda Jatim.

Proses evakuasi korban (Dok/Satpolairud Polres Gresik)Proses evakuasi korban (Dok/Satpolairud Polres Gresik)

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri mengenakan baju batik lengan panjang warna coklat, celana panjang warna krem, serta kepala dalam kondisi gundul.

Petugas juga menemukan identitas korban berupa KTP di saku pakaian. Korban diketahui bernama Ladi (78), warga Desa Doyomulyo, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, yang berprofesi sebagai petani.

Saksi mata dalam kejadian ini adalah Sayid Muhamad, petugas keamanan Petrokimia Gresik yang pertama kali melaporkan adanya mayat mengapung di sekitar dermaga.

Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani pemeriksaan visum guna mengetahui penyebab kematian.

“Jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Selama proses evakuasi berlangsung aman dan lancar,” tambah Hepi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab kematian korban, termasuk berkoordinasi dengan pihak keluarga dan instansi terkait.

Editor :