klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Arus Balik Memuncak, Penumpang Kereta di Daop 9 Jember Tembus 13 Ribu Orang Sehari

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Penumpang kereta api bersiap berangkat di salah satu stasiun wilayah Daop 9 Jember (Hatta/Klikjatim.com)
Penumpang kereta api bersiap berangkat di salah satu stasiun wilayah Daop 9 Jember (Hatta/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencapai puncaknya pada Selasa, 24 Maret 2026. Lonjakan penumpang terjadi seiring berakhirnya masa libur panjang dan dimulainya kembali aktivitas kerja.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah penumpang dalam sehari hampir menyentuh 13 ribu orang. Tingginya angka ini mencerminkan mobilitas masyarakat yang kembali ke kota perantauan usai merayakan Idulfitri.

Kepadatan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak H+1 Lebaran, dengan jumlah penumpang mencapai 12.343 orang. Angka tersebut meningkat pada H+2 menjadi 12.916 penumpang, dan mencapai puncaknya sehari kemudian dengan sekitar 13.150 penumpang.

Sejumlah stasiun di wilayah Daop 9 Jember pun dipadati penumpang sejak pagi hingga malam hari. Antrean panjang terlihat di area keberangkatan maupun kedatangan.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan tingginya jumlah penumpang menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.

“Sejak H+1 hingga hari ini terjadi peningkatan signifikan, dengan jumlah penumpang hampir 13 ribu orang pada puncaknya. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api yang dinilai lebih nyaman dan tepat waktu,” ujarnya, Selasa (25/3/2026).

Memasuki hari pertama kerja setelah libur panjang, pergerakan penumpang masih tergolong tinggi. Tercatat sebanyak 11.828 penumpang berangkat dari wilayah Daop 9 Jember, sementara 11.385 penumpang tiba.

Kondisi ini menandakan arus balik belum sepenuhnya usai, karena masih banyak masyarakat yang kembali ke kota asal untuk bekerja atau beraktivitas.

Cahyo menambahkan, volume penumpang diperkirakan tetap tinggi hingga H+5 Lebaran, dengan rata-rata harian sekitar 12 ribu penumpang. Pihaknya pun memastikan kesiapan operasional terus dijaga.

“Kami terus mengoptimalkan kesiapan sarana, prasarana, serta pelayanan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas penumpang beberapa hari ke depan,” katanya.

Di tengah lonjakan tersebut, sejumlah penumpang mengaku harus merencanakan perjalanan sejak jauh hari. Salah satunya Ratno Setiawan (42), warga Jember yang kembali bekerja di Malang.

Ia mengaku telah memesan tiket sejak jauh-jauh hari untuk menghindari kehabisan, mengingat tingginya permintaan selama musim arus balik.

“Kalau tidak pesan dari awal, biasanya sudah habis. Saya pesan sejak sebelum Ramadan supaya aman,” ujarnya.

Berdasarkan data kumulatif selama masa Angkutan Lebaran 2026, Daop 9 Jember telah melayani 312.687 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 151.852 penumpang berangkat dan 160.835 penumpang datang.

Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama selama periode Lebaran.

Editor :