KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Pemkab Bojonegoro bakal memperketat pengawasan aktifitas masyarakat di pasar tradisional di seluruh Kabupaten Bojonegoro. Di antara upayanya pedagang di seluruh pasar akan dilakukan rapid tes.
Hal itu disampaikan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah saat koordinasi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terkait penanganan covid-19 melalui video conference, Minggu (10/5/2020). Disampaikan Anna, pedagang di pasar yang ada di kecamatan maupun desa di Kabupaten Bojonegoro juga akan dilakukan rapid tes.
[irp]
"Saat ini tugas pemkab, polres serta TNI adalah menjaga keselamatan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Tentunya harus ada kerja sama yang baik dari semuanya," kata Anna.
Disampaikan Anna, dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 pihaknya telah melakukan rapid tes kepada pedagang di tiga pasar. Yakni Pasar Bojonegoro Kota, Pasar Dander dan Pasar Banjarrejo. Total ada 568 pedagang yang dirapid tes. Hasilnya, 148 pedagang dinyatakan reaktif covid-19.
"Salah satu pelaksanaan pemutusan mata rantai covid-19 yakni dengan lakukan rapid tes kepada para pedagang keliling di tiga pasar,” jelas bupati perempuan yang juga politisi PKB ini.
[irp]
Anna mengatakan, sebagaimana rekomendasi dari Pemprov Jatim, Pasar Bojonegoro Kota juga telah ditutup total untuk satu minggu ke depan. Saat ini, Bupati Anna berharap info yang disampaikan Ketua Gugus Tugas Nasional terkait bantuan alat PCR untuk uji Swab virus corona sangat dinantikan.
"Adanya alat tersebut bakal membantu kami dalam lakukan uji Swab ke para pasien, masalah tenaga medis secepatnya akan dipersiapkan," imbuhnya. (mkr)
Editor : M Nur Afifullah