KLIKJATIM.Com | Sumenep – Kabupaten Sumenep di Pulau Madura kembali menambah daftar pilihan destinasi wisata alam yang mulai dilirik masyarakat. Telaga Galisan, yang terletak di Desa Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan, kini berkembang menjadi tujuan rekreasi baru yang ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada momen libur lebaran 2026 ini.
Pesona alam yang disuguhkan telaga ini menawarkan suasana rileks bagi pengunjung. Lingkungan yang masih asri berpadu dengan hamparan air telaga yang tenang, menjadikannya tempat ideal untuk melepas penat dari kesibukan harian.
Salah satu daya tarik utamanya adalah kebijakan pengelola yang tidak memungut biaya masuk maupun parkir bagi pengunjung. Wisatawan cukup membeli pakan ikan yang telah disediakan untuk merasakan pengalaman berinteraksi langsung dengan ribuan ikan koi yang menghuni telaga tersebut.
Aktivitas memberi makan ikan ini menjadi momen yang paling diminati. Saat pakan ditebar, ribuan ikan koi akan bergerombol mendekat, menciptakan pemandangan atraktif yang menghibur. Tak hanya di tepian, wisatawan juga dapat berjalan menyeberangi telaga hingga ke sisi ujung sambil terus memberi makan ikan, menambah keseruan selama berada di kawasan tersebut.
Lokasi Telaga Galisan relatif mudah diakses, yakni sekitar satu jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua dari pusat Kota Sumenep. Salah satu pengunjung, Apriliana, mengaku terkesan dengan ketenangan yang ditawarkan destinasi ini.
“Tempatnya nyaman, pemandangannya enak dilihat, dan memberi makan ikan koi jadi pengalaman yang menyenangkan,” tuturnya, Selasa (24/3/2026).
Senada dengan Apriliana, Rizky Pratama, pengunjung lainnya, menilai Telaga Galisan sangat cocok sebagai tempat rekreasi keluarga yang ramah di kantong.
“Selain gratis, suasananya tenang. Anak-anak juga sangat senang bisa memberi makan ikan secara langsung,” katanya.
Di tengah tren peningkatan jumlah wisatawan, pengelola tetap menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Para pengunjung diimbau keras untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam area telaga, guna menjaga ekosistem ikan koi agar tetap sehat dan lestari.
Editor : Fatih