KLIKJATIM.Com | Jember – Insiden kebakaran menghanguskan bagian dapur warung makan "Pecel Tumpang Nganjuk" di Jalan M. Yamin, Dusun Kedung Piring, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember, Minggu (8/3/2026) siang. Seorang karyawan dilaporkan terluka akibat terkena sambaran api saat mencoba memadamkan kobaran api.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut menimpa Saiful Bahri (27), warga Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi. Korban yang merupakan karyawan warung tersebut harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis akibat luka bakar yang dideritanya.
Anggota Mako A Damkarkat Pemkab Jember, Aris Setiawan, mengonfirmasi bahwa api diduga kuat berasal dari kebocoran tabung gas LPG di area dapur. Berdasarkan keterangan pemilik warung, Bahrul Ulum, api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar, memicu kepanikan pekerja.
"Korban berusaha memadamkan api yang sudah menyala di dapur. Namun karena api cukup besar, korban justru ikut tersambar dan mengalami luka bakar," ujar Aris saat memberikan keterangan kepada media.
Mendapat laporan warga, Regu A Mako Damkar Pemkab Jember langsung menerjunkan satu armada truk pemadam dengan kekuatan 7 personel. Petugas bergerak cepat melakukan lokalisir api agar tidak merembet ke bangunan di sekitar pemukiman padat tersebut.
Upaya pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 30 menit. Api dinyatakan benar-benar padam pada pukul 12.03 WIB.
"Kami pastikan tidak ada titik api tersisa melalui proses pendinginan," tambah Aris.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dapur dan peralatan masak diperkirakan mencapai Rp7 juta hingga Rp8 juta.
Atas kejadian ini, pihak Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner, untuk lebih waspada dalam penggunaan gas LPG. Petugas menekankan pentingnya pemeriksaan rutin pada selang dan regulator secara berkala guna mencegah terjadinya kebocoran yang fatal.
Editor : Fatih