KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar Gerakan Pangan Murah di Balai Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo. Program ini disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Kegiatan tersebut diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dengan dukungan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM. Berbagai komoditas dijual dengan harga terjangkau, mulai dari beras SPHP, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, bawang putih, bawang merah, cabai hingga tomat.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, hadir bersama Wakil Bupati Nurul Azizah untuk meninjau langsung pelaksanaan kegiatan. Keduanya juga menyempatkan diri mengunjungi stan Bazar UMKM Bahagia sebelum berdialog dengan warga.
Dalam sambutannya, Wahono menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat.
“Gerakan Pangan Murah ini adalah ikhtiar kami untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau menjelang Ramadan,” ujar Wahono.
Ia menambahkan, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga kesempatan memperkuat solidaritas sosial.
“Bulan suci Ramadan harus menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Kabupaten Bojonegoro,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Nurul Azizah menyampaikan bahwa sinergi lintas perangkat daerah sangat penting dalam menjaga daya beli masyarakat.
“Kami berharap program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu menekan potensi kenaikan harga bahan pokok,” ujarnya.
Gerakan Pangan Murah ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemkab Bojonegoro yang rutin digelar setiap tahun untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, tausiyah keagamaan, serta buka puasa bersama. Hadir pula unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Kepala Desa Sumuragung, Mashadi, turut mengapresiasi dukungan Pemkab Bojonegoro melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) 2025.
“Program BKKD sangat membantu desa kami, salah satunya dengan terbangunnya jembatan penghubung antara Sumuragung dan Kedungbondo di Kecamatan Balen,” ungkapnya.
Pemkab Bojonegoro berharap Gerakan Pangan Murah dan Safari Ramadan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan suci.
Editor : Abdul Aziz Qomar