KLIKJATIM.Com | Probolinggo -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo bersama pihak terkait dan warga bergerak cepat menangani bencana longsor yang menutup akses jalan Desa Sapih akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jatim, Rabu (18/2).
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun akses jalan desa sempat tertutup material longsoran, sehingga mengganggu aktivitas warga," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief dalam keterangannya di kabupaten setempat, Kamis.
Berdasarkan laporan di lapangan, titik pertama longsor menutup akses jalan desa menuju Dusun Pondokterop sepanjang kurang lebih 25 meter dengan tinggi area longsoran diperkirakan mencapai 100 meter.
Sementara pada titik kedua, longsor mengakibatkan tembok rumah milik warga atas nama Misto di Dusun Sapih Sarirejo rusak atau jebol akibat terdampak material tanah.
"Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD Kabupaten Probolinggo bersama unsur terkait langsung melakukan asesmen dan kerja bakti di lokasi kejadian," katanya.
Menurutnya pihak BPBD bergerak cepat begitu menerima laporan dari wilayah, sehingga TRC bersama unsur terkait langsung melakukan asesmen di dua titik longsor, serta melakukan kerja bakti untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup material serta membantu membersihkan longsoran dari rumah warga terdampak.
Hingga saat ini kondisi di lokasi relatif aman dan tidak ada korban jiwa, namun masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali turun.
"Kami mengimbau warga khususnya yang tinggal di lereng atau dekat tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika ada tanda-tanda pergerakan tanah segera laporkan agar bisa segera ditangani," katanya.
Ia menjelaskan banyak pihak yang terlibat dalam penanganan bencana longsor di Desa Sapih yakni BPBD, Satpol PP, staf Kecamatan Lumbang, Koramil, Polsek serta perangkat Desa Sapih bersama masyarakat Desa Sapih.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, akses jalan yang sempat tertutup kini berangsur bisa dilalui kembali setelah dilakukan pembersihan material longsoran secara gotong royong.
Editor : Wahyudi