klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Sadis, Paman dan Bibi Aniaya Keponakan di Bangkingan Surabaya

avatar Muhammad Nurkholis
  • URL berhasil dicopy
Korban saat diamankan polisi dari rumah paman dan bibinya di Bangkingan Surabaya
Korban saat diamankan polisi dari rumah paman dan bibinya di Bangkingan Surabaya

KLIKJATIM.Com | Surabaya  - Seorang balita perempuan berusia 4 tahun diselamatkan warga dari sebuah kamar kos di Jalan Bangkingan, RT 03, RW 01, Bangkingan, Lakarsantri, Surabaya dalam keadaan mengenaskan.

Balita bernama Kirana itu telah mengalami berbagai siksaan yang dilakukan paman dan bibinya selama kurang lebih 2 bulan.
Kekerasan itu terbongkar pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, balita malang tersebut berteriak meminta tolong di balik tembok dengan memanggil seseorang untuk meminta agar pintu kamarnya dibuka.

Islaha, tetangga yang tinggal tepat di samping kamar korban mengatakan dia sempat mendengar suara anak kecil memanggilnya. Mendengar suara kecil itu, ia pun keluar mencari sumber suara.

"Ada suara, memanggil saya 'Mama Adik Rama' itu sampai beberapa kali. Pas saya datang ternyata di balik pintu kos itu. Saya tanya kenapa Kirana?" Kata Islaha.

Mendengar Islaha di balik pintu, korban meminta tolong agar dibukakan pintu kamar kos. Islaha menyadari bahwa korban dikunci di dalam kamar sejak paman dan bibinya berangkat kerja.

"Pas saya tanya, anak ini minta tolong untuk dibukakan pintu karena kelaparan sejak pagi belum makan. Saya nggak tega sekali," katanya sembari menahan tangis.

Islaha pun berusaha membuka pintu kamar kos itu tetapi ia tak kuat dan meminta bantuan tetangga kos lain. Tak berselang lama, warga dan pengurus RT dan Bhabinkamtibmas Polsek Lakarsantri mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban dengan merusak teralis jendela kamar kos.

"Korban diselamatkan dari jendela. Pas dievakuasi itu banyak luka di bagian wajah, terutama dagunya itu berdarah. Terus rambut atasnya itu agak sedikit botak," katanya.

Di tempat yang sama Bhabinkamtibmas Polsek Lakarsantri Aipda Bambang PS membenarkan itu. Setelah dapat laporan dari pengurus RT bahwa ada kekerasan terhadap anak dia datang ke lokasi bersama warga dan Babhinsa Koramil Lakarsantri untuk mengevakuasi balita malang itu.

"Jadi saya dikabari oleh Pak RT setempat dann langsung meluncur ke lokasi kejadian. Dan melakukan evakuasi terhadap korban," kata Bambang.

Saat ini, lanjut Bambang, kasus tersebut telah ditangani oleh Unit PPA Polrestabes Surabaya.

"Kemarin setelah dievakuasi, langsung saya serahkan ke PPA Polrestabes Surabaya. Selanjutnya penyelidikan dilakukan disana," pungkasnya.

Sementara itu Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Surabaya menegaskn sudah menangkap edua pelaku yakni paman dan bibi korban kini telah ditangkap.


"Sampun (sudah diamankan)," kata Kasat PPA dan PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari.

Tak hanya itu, lanjut Melati, pihaknya juga telah menetapkan kedua pelaku sebagai tersangka dan langsung menahannya. Ia menegaskan proses itu sesuai prosedur.

"Kami langsung tangkap dan tahan, tentunya sesuai prosedur," ujarnya.

Melati menjelaskan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Mengingat, korban merupakan keponakan dari pelaku. "Kami masih konfirmasi ke penyidiknya, mohon waktu," tutupnya.

Editor :