klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Enam Wisatawan Terseret Ombak Pantai Sine Tulungagung, Lima Selamat Satu Hilang

avatar Iman
  • URL berhasil dicopy
Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Trenggalek menerjunkan tim penyelam untuk mencari wisatawan asal Malang yang hilang terseret ombak di Pantai Sine Tulungagung
Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Trenggalek menerjunkan tim penyelam untuk mencari wisatawan asal Malang yang hilang terseret ombak di Pantai Sine Tulungagung

KLIKJATIM.Com | Tulungagung  -Seorang wisatawan dilaporkan hilang dan lima lainnya berhasil diselamatkan usai terseret ombak laut selatan di Pantai Sine, Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu.

Koordinator Pos SAR Basarnas Trenggalek Bayu Prasetyo mengatakan, kejadian bermula saat dua wisatawan berenang di kawasan Pantai Sine, kemudian terseret ombak besar. Empat wisatawan lain berupaya memberikan pertolongan, namun justru ikut terseret arus.

"Upaya penyelamatan dilakukan secara spontan oleh wisatawan lain di sekitar lokasi. Lima orang berhasil dievakuasi ke darat, sementara satu korban belum berhasil diselamatkan," kata Bayu.

Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Muhamad Attaya Ulun (20), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Trenggalek menerjunkan tim penyelam untuk mencari wisatawan asal Malang yang hilang terseret ombak di Pantai Sine Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu (7/2).

Pencarian juga dilakukan dengan cara menyisir melalui jalur air dan darat, namun hingga sore hari belum ada tanda--tanda keberadaan korban.

"Memasuki hari kedua pencarian, korban masih belum ditemukan meski berbagai upaya telah kami lakukan," kata Koordinator Pos SAR Basarnas Trenggalek Bayu Prasetyo dikonfirmasi awak media di Tulungagung, Minggu.

Sementara lima wisatawan lainnya berhasil diselamatkan dan langsung mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Satu dari lima wisatawan yang berhasil diselamatkan harus dilarikan ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung karena kondisinya kritis dan mengalami kedaruratan medis.

Dalam operasi pencarian, Basarnas bersama unsur terkait telah menyiapkan tim dan peralatan, serta melakukan penyisiran perairan dan garis pantai di sekitar lokasi kejadian.

 

Camat Kalidawir Rusdianto mengatakan, berdasarkan hasil pendataan awal, seluruh korban merupakan wisatawan dan bukan nelayan setempat. Informasi tersebut diperoleh dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Sine.

"Kami mengimbau pengunjung pantai agar selalu mematuhi rambu keselamatan dan tidak berenang di area berbahaya, terutama saat kondisi ombak tinggi," ujarnya.

Pemerintah daerah bersama SAR mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang laut selatan yang dikenal memiliki arus kuat dan berbahaya.

 

Editor :