klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gudang Tembakau di Arjasa Jember Terbakar, Proses Pemadaman Berlangsung Lebih dari 6 Jam

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarkat) Pemkab Jember berjibaku memadamkan api yang melahap gudang tembakau di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarkat) Pemkab Jember berjibaku memadamkan api yang melahap gudang tembakau di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember.

KLIKJATIM.Com | Jember – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang tembakau di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, pada Minggu (1/2/2026) dini hari.

Kobaran api yang mulai terlihat sekitar pukul 00.00 WIB tersebut dengan cepat melahap bangunan karena banyaknya tumpukan daun tembakau kering yang tersimpan di dalamnya. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian dan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarkat) Pemkab Jember.

Petugas Damkarkat segera menuju lokasi setelah menerima laporan warga dan tiba di tempat kejadian pada pukul 00.11 WIB. Luasnya area bangunan serta material tembakau yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung dramatis dan memakan waktu lebih dari enam jam. Sebanyak 14 personel dengan tiga unit armada pemadam dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Anggota Mako A Damkarkat Pemkab Jember, Aris Setiawan, mengungkapkan bahwa dua bangunan gudang dengan total luas sekitar 2.000 meter persegi hangus rata dengan tanah. Meskipun wilayah tersebut sempat diguyur hujan deras saat kejadian, hal itu tidak banyak membantu mempercepat pemadaman karena kondisi material di dalam gudang.

“Api cepat membesar karena di dalam gudang banyak terdapat tembakau kering. Kami mengerahkan sekitar 14 personel dan tiga unit armada pemadam, terdiri dari dua unit dari Mako Pemkab Jember dan satu unit dari Pos Kalisat. Untuk korban jiwa nihil. Tidak ada warga maupun petugas yang mengalami luka,” ujar Aris Setiawan saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Hingga pagi hari sekitar pukul 06.45 WIB, petugas masih terus melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang berisiko menyala kembali. Aris menambahkan bahwa lokasi gudang yang berada di pinggir jalur nasional Jember–Bondowoso sempat membuat warga dan pengguna jalan berkerumun untuk melihat kejadian tersebut.

Terkait dampak ekonomi, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan perhitungan detail mengenai kerugian yang dialami. Namun, melihat skala kerusakan dan volume komoditas yang terbakar, kerugian ditaksir mencapai angka yang sangat besar.

“Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai miliaran rupiah mengingat luas bangunan yang terbakar serta jumlah tembakau yang tersimpan di dalam gudang. Nantinya kami dibantu pihak kepolisian. Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor lainnya,” pungkas Aris.

Editor :