klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bupati Bojonegoro Minta ke Kades Penyaluran BLT DD Tak Munculkan Gejolak

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Bupati Anna Muawanah saat memimpin pelantikan kades tahap IV dari Gedung PIP Bojonegoro. (Nur Afifullah/klikjatim.com)
Bupati Anna Muawanah saat memimpin pelantikan kades tahap IV dari Gedung PIP Bojonegoro. (Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Bupati Bojonegoro Anna Muawanah meminta para kepala desa (kades) agar menjelaskan kepada warganya kriteria penerima bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD). Hal itu perlu dilakukan agar tidak terjadi gejolak di tengah masyarakat.

Anna mengatakan, seluruh kades agar segera melakukan musyawarah desa (musdes) dalam rangka penggunaan dana desa untuk penanganan covid-19 dan BLT. Dia juga meminta dalam penyaluran BLT agar tidak terjadi gejolak di tengah masyarakat.

[irp]

“Seluruh kades yang sudah dilantik segera melaksanakan musdes perubahan dalam rangka penggunaan dana desa untuk penanganan covid-19,” katanya Anna, saat sambutan pelantikan kades tahap IV di Bojonegoro, Senin (4/5/2020).

Bupati Bojonegoro telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait penganggaran APBDes untuk percepatan penanggulangan covid-19 dan BLT DD. Dia meminta pemerintah desa dan pemerintah kecamatan memiliki satu pemahaman terkait BLT DD.

“Saya berharap dengan instruksi ini kecamatan dan pemerintahan desa memiliki satu pemahaman tentang penyaluran BLT DD,” tutup tutup Anna.

[irp]

Pelantikan kades di Bojonegoro yang digelar hari ini merupakan pelantikan gelombang terakhir dari seluruh pilkades yang digelar serentak Februari 2020 lalu. Di gelombang terakhir ini ada 17 kades terpilih dari 11 kecamatan berbeda yang dilantik.

Prosesi pelantikan dilakukan melalui video conference dari Comand Centre Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) Bojonegoro dengan dipimpin Bupati Anna Muawanah. Hadir pula di PIP Forkopimda Bojonegoro. Sementara para kades yang dilantik berada di masing-masing kecamatan. (mkr)

Editor :