klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pra Pendaftaran PPDB SMA 2020 Sudah Dibuka via Online, Ini Linknya

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Gresik, Puji Astuti. (Abdul Azis/klikjatim.com)
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Gresik, Puji Astuti. (Abdul Azis/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA kali ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Sekarang proses pendaftaran sepenuhnya dilakukan via online, karena pandemi Covid-19 yang belum juga hilang.

"Tahun ini PPDB semua prosesnya online, jadi tidak ada posko offline di sekolah-sekolah," tutur Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Gresik, Puji Astuti kepada klikjatim.com, Sabtu (2/5/2020).

Menurutnya, saat ini tahapan sudah dimulai. Calon peserta didik sudah bisa melakukan pra pendaftaran terlebih dahulu, sebelum pengambilan pin yang baru dimulai pada 8 Juni mendatang.

[irp]

"Calon peserta didik harus terlebih dahulu mengisi nilai rapor empat mata pelajaran inti, yang biasanya diujikan dalam UN, dan juga harus mengisi nilai rapor dari semester I sampai V secara daring melalui rapor.ppdbjatim.net mulai 27 April hingga 9 Mei," terangnya.

Baru setelah itu peserta didik akan menentukan titik rumah secara daring pada tanggal 8-20 Juni 2020. "Verifikasinya titik rumah peserta didik dilakukan oleh operator SMA dan SMK secara daring," katanya.

Adapun Jalur PPDB yang dapat dipilih di antaranya, jalur afirmasi untuk siswa dari keluarga kurang mampu dengan kuota 15 persen. Kemudian jalur prestasi akademik maupun non akademik dengan kuota 5 persen, serta jalur perpindahan orang tua 5 persen.

[irp]

Lalu, kuota untuk jalur zonasi atau reguler mendapat 50 persen. Sedangkan jalur prestasi rerata nilai rapor dan UN tahun 2019 mendapatkan kuota 26 persen. 

"Terbagi menjadi tiga tahap, tahap satu untuk jalur afirmasi, pindah tugas orang tua, dan prestasi lomba atau non akademik. Tahap dua jalur zonasi atau reguler dan tahap tiga prestasi nilai rerata rapor dan UN tahun 2019," jelasnya dengan rinci. (nul)

Editor :