klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Di Forum HAPUA Working Group 5, PLN Tegaskan Transformasi SDM sebagai Fondasi Transisi Energi Berkelanjutan

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Co-Chairman HAPUA Working Group 5, Hjh Izwaliani Hj Zulkarnain, menyampaikan sambutan.
Co-Chairman HAPUA Working Group 5, Hjh Izwaliani Hj Zulkarnain, menyampaikan sambutan.

KLIKJATIM.Com | Yogyakarta – PT PLN (Persero) menegaskan pentingnya transformasi sumber daya manusia (SDM) sebagai pilar strategis untuk mewujudkan masa depan energi yang bersih dan berkelanjutan. Komitmen ini disampaikan dalam agenda The 13th Meeting of Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities (HAPUA) Working Group 5 dengan tema “Human Capital Mindshift: Aligned People, Strategy, and Growth,” yang digelar di Yogyakarta pada Senin (3/11).

HAPUA merupakan forum kerja sama utilitas sektor ketenagalistrikan di Asia Tenggara yang bertujuan memperkuat ketahanan energi kawasan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HAPUA Meetings yang berlangsung sebelumnya di Labuan Bajo.

Co-Chairman HAPUA Working Group 5, Hjh Izwaliani Hj Zulkarnain, menyampaikan bahwa keberhasilan transisi energi di kawasan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada perubahan cara berpikir dan peningkatan kapasitas SDM.

“Tahun ini, kita melangkah lebih dalam dari sekadar transformasi AI ke pergeseran pola pikir manusia, karena transformasi sejati tidak dimulai dari teknologi, tetapi dari cara kita berpikir secara berbeda,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya penerapan AI dan digitalisasi, peran manusia tetap menjadi faktor utama. Teknologi hadir bukan untuk menggantikan, melainkan untuk mendorong terbentuknya SDM yang lebih adaptif.

Pengembangan SDM kini juga mencakup people experience, di mana organisasi harus menciptakan lingkungan kerja yang membuat setiap individu merasa dihargai dan terdorong untuk berkontribusi.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menyampaikan bahwa dinamika di sektor energi global menuntut SDM yang tangguh, adaptif, dan inovatif. Oleh karena itu, PLN menempatkan transformasi SDM sebagai bagian integral dari strategi transformasi perusahaan.

“Setiap talenta PLN diharapkan dapat berkontribusi pada inovasi, ketahanan, dan keberlanjutan perusahaan. Kami ingin memastikan bahwa transformasi yang terjadi di PLN bukan hanya transformasi teknologi dan bisnis, tetapi juga transformasi manusia di dalamnya,” ujar Yusuf Didi.

PLN telah menyiapkan arsitektur pengembangan SDM yang selaras dengan strategi bisnis perusahaan, berfokus pada tiga pilar utama:

  • Adopsi standar internasional dan praktik terbaik dalam manajemen SDM.
  • Program pengembangan SDM yang terencana dan progresif.
  • Harmonisasi hubungan industrial.

Upaya ini sejalan dengan semangat kolaborasi melalui forum HAPUA Working Group 5 sebagai wadah bagi perusahaan utilitas untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat kapasitas SDM di sektor ketenagalistrikan.

“Bersama-sama, kita dapat membentuk tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan, adaptif, dan terinspirasi untuk memimpin kawasan menuju masa depan energi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor :