KLIKJATIM.Com | Gresik – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Gresik menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di ruang rapat paripurna Gedung DPRD Gresik, Minggu (12/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh pengurus PC GP Ansor Gresik serta 17 departemen yang menyusun program kerja untuk periode berjalan.
Muskercab tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua PCNU Gresik Dr. KH. Mulyadi, MM., Pengasuh Ponpes Al-Furqon KH. Masyhuri, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, jajaran Dewan Penasehat PC GP Ansor Gresik, serta para pengurus harian dan PAC GP Ansor se-Kabupaten Gresik.
Ketua PC GP Ansor Gresik, M. Ludfi Khambali Abdillah, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Gresik atas dukungan fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan Muskercab dapat terlaksana dengan baik.
“Terima kasih kepada DPRD Gresik, khususnya Ketua DPRD Sahabat Syahrul Munir, yang telah memberikan izin penggunaan ruang paripurna ini sebagai tempat pelaksanaan Muskercab,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Ludfi menegaskan bahwa Muskercab bukan sekadar agenda formal, tetapi forum strategis untuk merumuskan program yang manfaatnya dapat dirasakan hingga ke tingkat paling bawah, mulai dari Pimpinan Anak Cabang hingga ranting.
“PC GP Ansor Gresik siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten dan DPRD Gresik dalam menghasilkan kebijakan yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir menilai GP Ansor sebagai elemen muda Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peran penting dalam mempertahankan sekaligus mengembangkan paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
“Tidak cukup hanya mempertahankan, Ansor harus hadir di tengah masyarakat untuk memberi solusi atas berbagai persoalan sosial, politik, hukum, dan keamanan,” kata Syahrul.
Ia menambahkan, di tengah situasi yang serba tidak pasti, peran NU dan Ansor sangat dibutuhkan untuk menjaga kohesi sosial dan stabilitas daerah.
Baca juga: DPRD Gresik Soroti Dana Rp754 Miliar Mengendap di Kas Daerah, Serapan Infrastruktur Masih Rendah“Saat banyak daerah dilanda demonstrasi pada Agustus 2025 lalu, Gresik tetap kondusif. Ini berkat kerja sama semua pihak, termasuk GP Ansor. Karena itu, saya meyakini Ansor dan NU adalah penjaga NKRI,” ungkap legislator PKB tersebut.
Syahrul juga menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Ansor Gresik dalam menyusun program-program yang berorientasi pada pemecahan masalah sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kami membuka diri kepada semua pihak, terutama sahabat-sahabat Ansor yang memiliki ide dan gagasan untuk kepentingan masyarakat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH. Mulyadi menyampaikan pesan spiritual kepada para kader Ansor. Ia menilai kekompakan dan keguyuban GP Ansor Gresik adalah kekuatan utama organisasi.
“Saya senang melihat Ansor Gresik yang solid dan guyub. Ansor harus merangkul semua golongan dan menyatukan keberagaman dengan niat berkhidmah kepada Jam’iyah Nahdlatul Ulama,” tutur pengasuh Ponpes Darul Ihsan Menganti ini.
Kiai Mulyadi juga berpesan agar Ansor turut memperhatikan pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan di Kabupaten Gresik, serta berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam melahirkan program yang membawa maslahat bagi umat.
“Saya berharap Ansor Gresik bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten, DPRD, dan dinas-dinas terkait, agar program yang dirumuskan hari ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar