klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Polres Sumenep Ungkap 18 Kasus Kriminal dalam Dua Bulan, Termasuk Premanisme dan Penipuan Umrah

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, bersama jajaran utama Polres saat menggelar konferensi pers pengungkapan 18 kasus tindak pidana (M.Hendra.E/KLIKJATIM.Com)
Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, bersama jajaran utama Polres saat menggelar konferensi pers pengungkapan 18 kasus tindak pidana (M.Hendra.E/KLIKJATIM.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep – Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil mengungkap 18 kasus tindak pidana selama dua bulan terakhir. Pengungkapan ini mencakup berbagai jenis kejahatan, mulai dari peredaran narkoba, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penipuan perjalanan umrah, hingga aksi premanisme.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen Polres dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.

“Seluruh pengungkapan ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami ingin masyarakat merasa terlindungi,” ujar AKBP Rivanda dalam konferensi pers yang digelar Rabu (28/5) sore di Mapolres Sumenep.

Kapolres juga menekankan bahwa pihaknya akan meningkatkan intensitas penegakan hukum, khususnya terhadap praktik premanisme yang dinilai meresahkan warga. Penegakan ini, katanya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan pemberantasan premanisme sebagai prioritas dalam program penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan.

Baca juga: Polres Sumenep Tahan Bos Travel Umroh Bodong, Tipu 60 Jamaah Senilai Rp 2,1 M

“Langkah tegas terhadap premanisme adalah bagian integral dari upaya menciptakan kehidupan sosial yang damai dan berkeadilan. Ini sesuai dengan visi Presiden melalui program Asta Cita. Kami berkomitmen menjalankan amanah ini demi ketentraman masyarakat,” jelasnya.

AKBP Rivanda juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan insan pers yang turut berperan sebagai mitra strategis kepolisian. Menurutnya, sinergi yang baik antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam mendukung terciptanya keamanan bersama. (qom)

Editor :