klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Triwulan I, Jawa Timur Catat Investasi Tertinggi Nasional

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jawa Timur saat mengunjungi kawasan industri JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik belum lama ini.
Gubernur Jawa Timur saat mengunjungi kawasan industri JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik belum lama ini.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kendati dibayangi pandemi penyebaran virus corona atau covid-19, ternyata Provinsi Jatim masih dilirik oleh para investor. Ini terbukti selama triwulan I/2020, nilai investasi yang masuk ke Jawa Timur mencapai Rp 31,4 Triliun. Nilai tersebut sekaligus mencatatkan Jawa Timur sebagai daerah tujuan investasti tertinggi nasional dengan persentase sebesar 14,9 persen.

[irp]

Pencapaian Jatim mengalahkan provinsi lain, termasuk DKI Jakarta. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempublikasikan data setelah Jawa Timur, investasi tertinggi diraih Jawa Barat (Rp 29,9 triliun, 14,2 persen), disusul DKI Jakarta (Rp 20,1 triliun, 9,6 persen). Kemudian Jawa Tengah (Rp 19,3 triliun, 9,1 persen) dan Provinsi Riau (Rp 12,8 triliun, 6,0 persen).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa kepada wartawan di Grahadi menjelaskan, raihan investasi tertinggi ini menjadi kabar baik di tengah pandemi Covid-19. Investasi unggulan Jatim ada di sektor industri, pertanian, perikanan, dan pariwisata. Juga, di sektor pertambangan, energi, dan sumber daya mineral.

Dijelaskan, tingginya nilai investasi itu membuktikan kepercayaan para investor terhadap Jawa Timur didorong iklim investasi yang sangat kondusif di Jawa Timur. “Kami optimistis angka ini bisa jauh lebih meningkat lagi di triwulan ke-3 dan 4 tahun 2020 ini,” ujarnya.

[irp]

"Saat ini Jatim tengah fokus berupaya membuka poros-poros industri baru di sejumlah titik potensial. Harapannya, agar pemerataan ekonomi dan pembangunan dapat dirasakan seluruh kabupaten/kota di Jatim," kata Khofifah.

Ditambahkan, pembangunan tidak hanya berfokus di wilayah utara, tapi juga selatan Jatim. Pekan lalu, pembangunan Bandara Dhoho Kediri sudah dimulai. Jika sudah jadi, maka aksesibilitas di wilayah selatan Jatim akan jauh lebih lancar.

“Tentunya ini akan menambah nilai jual daerah kepada investor yang hendak menanamkan modalnya di wilayah Kediri dan sekitarnya. Karena infrastruktur dan konektivitas menjadi salah satu kunci utama investasi,” tambah dia. (hen)

Editor :